Teks Saja
Search

 
Timor Timur Cabut Darurat Militer, Kecuali di Satu Distrik

22/04/2008

East Timorese Defense Force soldiers stand at attention as they are inspected by Prime Minister Xanana Gusmao, 22 Feb 2008
Xanana Gusmao dan militer Timor-Timur
Parlemen Timor Timur memutuskan untuk mencabut keadaan darurat militer yang diberlakukan setelah serangan terhadap Presiden Jose Ramos-Horta bulan Februari.

Tetapi para anggota parlemen hari Selasa memperpanjang keadaan siap-siaga di satu distrik di mana pemberontak yang dituduh berpartisipasi dalam serangan itu diduga bersembunyi.

Keadaan darurat militer diberlakukan setelah serangan tanggal 11 Februari, yang hampir menewaskan presiden Timor Timur di luar tempat kediamannya. Ramos Horta, seorang pemenang Hadiah Nobel – kembali ke Timor Timur pekan lalu setelah dirawatn hampir dua bulan di Australia.

Perintah keadaan darurat militer itu, yang melarang rapat umum dan pemberlakuan jam-malam, akan tetap diberlakukan di distrik Ermera sekita 60 kilometer dari Dili. Pihak berwenang mengatakan mereka kini mencari pemberontak, termasuk pemimpin mereka Gastao Salsinha.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak

  Berita Terkait
Ramos Horta Pulang Setelah Pulih dari Luka-luka Akibat Usaha Pembunuhan
East Timor's Wounded President Returns to Hero's Welcome
 
  Berita Utama
Abbas Serukan Rekonsiliasi Faksi Fatah dan Saingannya Hamas

  Berita Lainnya
Sarkozy Jadi Tuan Rumah untuk KTT di Paris
Partai Komunis Tiongkok Sepakati Rencana Reformasi Pedesaan
Pesawat Militer Pakistan Bom Persembunyian Tersangka Militan
Serangan Bom Mobil Tenewaskan 14 Orang di Irak Utara
Korut akan Mulai Kembali Perlucutan Fasilitas Nuklir di Yongbyon
Pesawat Antariksa Soyuz Bawa Seorang Turis Amerika
100 Militan Taliban Tewas dalam Pertempuran di Provinsi Helmand
Lavrov Tolak Kecaman Perancis bahwa Rusia belum Patuhi Gencatan Senjata Penuh
Tokoh Pembaharu Iran akan Tantang Ahmadinejad dalam Pilpres Tahun Depan
Negara-Negara Maju Sepakat Kerjasama Pulihkan Stabilitas Ekonomi
AS Keluarkan Korut dari Daftar Negara Sponsor Terorisme