Teks Saja
Search

 
Harga Beras Kembali Catat Rekor Tertinggi

23/04/2008

Border guard sells rice at government subsidized outlet at Nawabganj in Dhaka, Bangladesh, 11 Apr 2008
Pembagian beras di Dhaka, Bangladesh
Harga-harga beras mencatat rekor paling tinggi hari ini, setelah Bank Dunia memperingatkan bahwa Thailand, pengekspor beras paling besar di dunia kemungkinan akan mulai mengurangi ekspornya.

 

Wakil ketua Bank Dunia, James Adams mengatakan, Thailand mendapat tekanan kuat untuk mengurangi ekspor berasnya. Kata Adams, dampak pengurangan ekspor beras itu bisa disamakan seperti apabila Arab Saudi mengurangi ekspor minyak.

Harga beras naik lebih dari dua persen hari Rabu di bursa komoditi di Chicago, dan mencapai hampir 55,5 sen dollar per kilogram.

 

Kendati adanya keprihatinan Bank Dunia itu, Perdana Menteri Thailand Samak Sundaravej mengatakan, Thailand tidak akan mengambil tindakan yang akan mengganggu harga beras.

 

Para pemimpin Uni Eropa dan Jepang menyerukan diambilnya tindakan yang segera untuk menurunkan harga-harga pangan. Kata mereka dalam konperensi puncak di Tokyo hari ini, harga pangan yang tinggi akan merugikan usaha negara berkembang untuk mengatasi kemiskinan.

 

Dalam perkembangan lainnya, Jepang telah menghentikan impor daging Amerika yang berasal dari sebuah rumah potong di California, karena adanya bagian-bagian daging sapi yang terlarang, ditemukan dalam kiriman daging sapi itu.

 

Ini adalah insiden pertama sejak jepang mencabut larangan impor daging sapi dari Amerika tahun 2006. jepang mengenakan larangan impor itu tahun 2003 ketika ditemukan adanya kasus sapi gila di Amerika.

 

Jepang dan Amerika kemudian membuat perjanjian bahwa semua daging yang dijual ke jepang harus berasal dari sapi yang berumur 20 bulan atau kurang. Pengekspor daging Amerika juga harus membuang tulang belakang, otak dan bagian-bagian lain yang dianggap bisa mengandung penyakit sapi gila.

 

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak

  Berita Terkait
Harga Minyak Catat Rekor Baru, Hampir $120 Per Barel
PBB Suarakan Kecemasan Global Atas Krisis Pangan
Presiden Bank Dunia: Krisis Harga Pangan Rugikan Dua Miliar Penduduk
 
  Berita Utama
Rice Berada di Baghdad dalam Kunjungan yang Tidak Diumumkan

  Berita Lainnya
Medvedev Menelpon Olmert untuk Redakan Ketegangan Kedua Negara
3 Tentara NATO Tewas dalam Ledakan Bom di Afghanistan
Purwoprandjono Diadili dengan Dakwaan Bunuh Seorang Aktivis HAM
Filipina Batalkan Perjanjian Perdamaian dengan Pemberontak Muslim
Pasukan Rusia akan Ditempatkan di Perbatasan Ossetia Selatan dan Georgia
Kecelakaan Pesawat di Bandara Madrid Tewaskan 153 Orang
Omar al-Bashir Kembali Bantah Tuduhan Pembunuhan Massal di Darfur
Pemerintah AS Tangguhkan Program Reunifikasi Pengungsi Afrika