Teks Saja
Search

Kematian Akibat Topan di Birma Lampaui 34 Ribu

13/05/2008

An injured survivor of the cyclone Nargis looks on in Bogalay, Burma, 13 May 2008
Korban luka-luka di kota Bogalay, Birma
Sementara angka kematian terus bertambah di Birma akibat topan Nargis , PBB mengatakan puluhan ribu orang yang selamat dari topan pekan lalu bisa meninggal karena mereka tidak memperoleh bantuan darurat.

Birma hari Selasa mengumumkan angka kematian telah melampaui 34-ribu. PBB memperkirakan angka kematian bisa setinggi 100-ribu. Komisi Eropa hari Selasa mengumumkan Birma telah bersedia mengizinkan pejabat urusan bantuan yang tertinggi Uni Eropa, Louis Michel, masuk ke negara itu untuk mengupayakan akses lebih besar bagi para petugas bantuan internasional dan pasokan bantuan darurat.

Jurubicara untuk Organsasi PBB bagi Koordinasi Bantuan Kemanusiaan Elizabeth Byrs hari Selasa mengatakan setidaknya 1-setengah juta orang terkena dampak berat bencana itu, tetapi hanya sepertiga diantara mereka yang memperoleh bantuan.

WHO memperingatkan bahwa, karena kondisi sanitasi yang buruk, penyakit bisa mewabah. Penguasa militer Birma sebegitu jauh telah menolak tekanan internasional yang terus bertambah supaya mengizinkan para petugas internasional masuk ke negara itu untuk ikut membagi-bagikan bantuan.

Pejabat-pejabat PBB mengatakan suplai bantuan kini menumpuk di bandara, menunggu untuk diantarkan kepada para korban topan tersebut.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak

  Berita Terkait
Ban Desak Pemerintah Birma agar Utamakan Keselamatan Rakyatnya
Pesawat Militer AS Pembawa Bantuan Tiba di Rangoon
Thai PM to Carry International Appeals to Burma as Cyclone Death Toll Climbs
Time Running Out for Burmese Cyclone Victims
UN Chief Criticizes Burma's 'Slow' Response to Cyclone
 
  Berita Utama

  Berita Lainnya