Teks Saja
Search

Bush di Israel untuk Lanjutkan Usaha Perdamaian Israel dan Palestina

14/05/2008

President Bush shares a laugh with Israeli PM Ehud Olmert, during a meeting in Jerusalem, 14 may 2008
Presiden Bush dan PM Ehud Olmert di Jerusalem, 14 Mei 2008
Presiden AS George Bush telah tiba di Israel untuk memulai kunjungan lima hari yang bertujuan untuk melanjutkan usaha mencapai perjanjian perdamaian antara Israel dan Palestina.

Pesawat terbang Bush mendarat hari ini di Tel Aviv. Bush bertemu dengan Presiden Israel Shimon Peres dan PM Ehud Olmert, sebelum menyampaikan pidato pada ulang tahun Israel ke-60.

Presiden Bush telah mengatakan kunjungannya bertujuan untuk mendorong kedua pihak lebih dekat untuk mencapai perjanjian sebelum akhir tahun yang akhirnya akan menghasilkan negara Palestina yang kuat dan demokratis.

Bush mengatakan, dia berharap untuk melanjutkan babak terbaru usaha perdamaian yang dimulai tahun lalu dengan konferensi yang disponsori Amerika.

Dalam penerbangan ke Israel, Penasehat Keamanan Nasional Amerika Stephen Hadley mengatakan Bush akan turut merayakan hari ulang tahun ke-60 negara Yahudi itu, yang disebutnya peristiwa yang besar. Namun, Hadley mengakui bahwa peristiwa itu telah mengakibatkan kesulitan bagi banyak warga Palestina.

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak

  Berita Terkait
Rocket Strikes Israeli Shopping Mall, Bush Continues Visit
Analysts Say Major Progress Unlikely in Arab-Israel Peace Process
Former President Jimmy Carter Defends Recent Meeting with Hamas Leaders
 
  Berita Utama
Bom Bunuh Diri di Pabrik Senjata Pakistan Tewaskan 64 Orang

  Berita Lainnya
Jenderal Rusia: Penarikan Pasukan dari Georgia Makan Waktu 10 Hari
McCain, Obama Sepakat Selenggarakan Tiga Kali Perdebatan
Ekonomi Amerika Diperkirakan Akan Melamban
Harga Minyak Melonjak Tajam Akibat Ketegangan Moskow-Washington
Rice Berada di Baghdad dalam Kunjungan yang Tidak Diumumkan
Medvedev Menelpon Olmert untuk Redakan Ketegangan Kedua Negara
3 Tentara NATO Tewas dalam Ledakan Bom di Afghanistan
Filipina Batalkan Perjanjian Perdamaian dengan Pemberontak Muslim