Teks Saja
Search

Turki Tangkap Empat Orang Dalam Tuduhan Rencanakan Kudeta

05/07/2008

Police escort retired army commander Hursit Tolon after a medical check in Ankara, Turkey, 01 Jul 2008
Mantan KSAD Jenderal Hursit Tolon di  Ankara
Media Turki mengatakan polisi secara resmi telah menangkap empat orang yang dituduh merencanakan kudeta untuk menggulingkan pemerintahan yang  berhaluan Islam.
 

Berita-berita hari Sabtu mengatakan ketua kamar dagang Ankara Sinan Aygun di antara empat orang yang ditahan.  Jaksa juga minta kepada pengadilan agar menahan mantan Jenderal Sener Eruygur dan mantan Jenderal Hursit Tolon.

Pihak berwajib mengatakan mereka  telah membongkar rencana kudeta itu dalam penggerebekan terhadap yang dicurigai sebagai anggota-anggota sebuah jaringan sekularis garis keras. 

Mereka mengatakan para tersangka merencanakan melancarkan aksi protes tidak syah di berbagai bagian Turki 7 Juli ini, melancarkan aksi pembunuhan dan memicu pertempuran dengan pasukan keamanan.

Polisi Turki telah menahan 21 orang yang dicurigai sebagai anggota jaringan itu hari Selasa.  Golongan oposisi mengecam penahanan itu, menyebutnya bagian kampanye pemerintah untuk mengintimidasi para pengecam. 

Seorang pejabat partai yang bermuasa, Dengir Mir Mehmet Firat menolak tuduhan itu dan mengatakan pemerintah bertindak sesuai dengan kewajibannya.

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak

  Berita Terkait
Polisi Turki Sita Dokumen Rencana Kudeta Kelompok Sekularis
 
  Berita Utama
Kunjungan Rice Tandai Hubungan Baik AS dengan Libya

  Berita Lainnya
2 Warga Negara Perancis yang Diculik di Nigeria telah Dibebaskan
Al-Qaida Rilis Video Ancaman Serangan terhadap Denmark
Kanada Berlakukan Sanksi terhadap Zimbabwe karena Sponsori Kekerasan
Cheney Desak Ukraina Bersatu dan Berhubungan Erat dengan Barat
McCain, Palin Lakukan Kampanye Pertama Sebagai Calon Resmi Partai Republik
Pejabat Pentagon Rekomendasikan Penarikan Satu Brigade Tempur dari Irak
Rice: Rusia Perdalam Pengucilan Dirinya dalam Konflik di Georgia
Karzai Janjikan Keadilan Kepada Warga Desa Sasaran Serangan Udara AS