Teks Saja
Search

Ban Ki-moon: PBB Teruskan Rencana Menata-Ulang Misi PBB di Kosovo

18/07/2008

U.N. Secretary-General Ban Ki-moon answers reporters' questions in Seoul, South Korea, 04 Jul 2008  <br />
Ban Ki-moon  
Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengatakan ia telah memberitahu pejabat-pejabat PBB di Kosovo untuk  meneruskan rencana menata-ulang misi PBB di sana. Ban mengatakan hari Kamis, melihat realita baru di Kosovo maka misi PBB tidak lagi dapat melakukan tugasnya se-efektif di masa lalu.

Seterusnya Ban mengatakan, sejak mendeklarasikan kemerdekaan dari Serbia bulan Februari lalu pihak yang berkuasa di Pristina telah mengeluarkan seperangkat undang-undang mengambil-alih bidang-bidang yang tadinya digarap PBB. Ia juga mengatakan bahwa suku Serbia di Kosovo menampik undang-undang itu dan membentuk struktur yang sejajar terutama di Kosovo bagian utara.

Belgian soldiers, members of NATO mission in Kosovo, secure perimeter around Municipal Court in front of a Kfor truck in Northern Mitrovica, 19 Mar 2008<br />
Misi di Kosovo
Ban Ki-moon mengatakan ia telah menginstruksikan Utusan Khususnya untuk Kosovo, Lamberto Zannier untuk bekerjasama dengan misi baru Uni Eropa di sana sementara misi Uni Eropa itu mengambil alih tugas tambahan di bawah prakarsa PBB.

Dalam perkembangan lainnya, Ban Ki-moon diperkirakan akan memilih seorang hakim dari Afrika Selatan, Nevenethem Pillay sebagai komisaris baru PBB urusan hak asasi manusia. Menurut beberapa diplomat Ban Ki-moon bisa mengangkat Pillay seawal hari Jum’at.

Pillay adalah seorang perempuan keturunan Asia Selatan dan sekarang bertugas sebagai hakim anggota Mahkamah Kejahatan Internasional di Den Haag, Belanda. Ia akan menggantikan Louise Arbour yang telah meninggalkan jabatan itu tanggal 30 bulan lalu setelah empat tahun memimpin lembaga yang berkedudukan di Jenewa itu.

Pillay menjadi perempuan pertama yang membuka kantor pengacara hukum di propinsi Natal di Afrika Selatan dan perempuan pertama yang berkulit berwarna yang pernah menjadi hakim Pengadilan Tinggi di negeri itu.

Hakim Pillay telah menangani kasus-kasus melibat hukum kriminal internasional, hukum kemanusiaan dan hukum hak asasi manusia terutama kejahatan yang melibat konflik kekerasan seksual.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak

  Berita Terkait
UN Secretary-General Orders Reconfiguration of Kosovo Mission
Rice Predicts Wider Recognition of Kosovo
Donor Countries Pledge $1.9 Billion in Kosovo Aid
 
  Berita Utama
Kunjungan Rice Tandai Hubungan Baik AS dengan Libya

  Berita Lainnya
2 Warga Negara Perancis yang Diculik di Nigeria telah Dibebaskan
Al-Qaida Rilis Video Ancaman Serangan terhadap Denmark
Kanada Berlakukan Sanksi terhadap Zimbabwe karena Sponsori Kekerasan
Cheney Desak Ukraina Bersatu dan Berhubungan Erat dengan Barat
McCain, Palin Lakukan Kampanye Pertama Sebagai Calon Resmi Partai Republik
Pejabat Pentagon Rekomendasikan Penarikan Satu Brigade Tempur dari Irak
Rice: Rusia Perdalam Pengucilan Dirinya dalam Konflik di Georgia
Karzai Janjikan Keadilan Kepada Warga Desa Sasaran Serangan Udara AS