 |
| Gholam Reza Aghazadeh di Wina, 24 Juli 2008 |
Ketua Badan Tenaga Atom
Iran yang juga adalah wakil presiden negara itu – Gholam Reza Aghazadeh - mengatakan ia berharap perundingan
internasional seputar program nuklir Iran dapat dimulai berdasarkan usul yang
diajukan negaranya dan enam negara besar lain.Keterangan ini diberikannya hari
Kamis sambil menambahkan bahwa ia sangat berharap perbedaan antara kedua pihak
dapat dipertemukan sehingga bisa dilakukan perundingan yang substansial.
Aghazadeh mengemukakan hal ini
setelah bertemu dengan ketua Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), Mohammed
el-Baradei di Wina. IAEA mengatakan Iran menahan rincian dari kegiatan
nuklirnya yang sensitif.
Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad
hari Rabu bersumpah Iran akan terus berusaha menguasai teknologi nuklir
sekalipun ada upaya dari yang disebutnya negara-negara penindas untuk
mencegahnya.
Jerman bersama kelima negara
anggota tetap Dewan Keamanan PBB memberi waktu dua minggu kepada Iran untuk
menjawab paket perangsang yang mereka tawarkan kepada Iran untuk menghentikan
bagian-bagian dari program nuklirnya. Paket itu dibicarakan hari Sabtu di
Jenewa.