Teks Saja
Search

Sekjen PBB Gusar atas Rencana Israel Bangun Permukiman di Tepi Barat

24/07/2008

U.N. Secretary-General Ban Ki-moon answers reporters' questions in Seoul, South Korea, 04 Jul 2008  <br />
Ban Ki-moon 

Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon telah mengemukakan kegusaran mendalam tentang rencana Israel membangun permukiman baru di Tepi Barat.

Dalam sebuah pernyataan, jurubicara Ban Ki-moon mengatakan sekretaris jenderal itu telah berulangkali menandaskan bahwa pembangunan atau perluasan permukiman bertentangan dengan hukum internasional dan komitmen Israel di bawah peta jalan menuju perdamaian. 

Jurubicara mengatakan, Ban Ki-moon mendesak Israel membekukan semua kegiatan pembangunan permukiman dan membongkar pos-pos terdepan yang dibangun sejak bulan Maret tahun 2001.

Pejabat-pejabat pemerintah Israel mengumumkan hari Kamis bahwa Israel sedang berkemas membangun 20 unit perumahan lagi di Maskiot, bekas pangkalan militer di Lembah Jordan.

Perunding Palestina Saeb Erakat mengutuk permukiman baru itu sebab akan merongrong pembicaraan damai yang didukung Amerika. 

Pembangunan itu masih harus disetujui menteri pertahanan Israel, Ehud Barak. Seorang jurubicara pemerintah Israel mengatakan Israel akan mematuhi komitmen tidak memperluas permukiman di luar perbatasan yang berlaku.


emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak

  Berita Terkait
Obama Tegaskan Pendiriannya bahwa Yerusalem akan Jadi Ibukota Israel
Obama Bertemu Pemimpin Israel, Palestina di Jerusalem dan Tepi Barat
UN's Ban 'Deeply Concerned' About Israeli Settlement Plan in West Bank
Obama Visit Leaves Good Impression on Israelis, Palestinians
 
  Berita Utama
Suami Benazir Bhutto Menangkan Pemilu Presiden Pakistan

  Berita Lainnya
Bom Bunuh Diri di Afghanistan Tenggara Tewaskan Enam Orang
Obama, McCain Akan Tampil Bersama dalam Peringatan Tragedi 11 September
Tim Pengamat Puas dengan Hasil Pemilu Parlemen di Angola
Cheney Kecam Keras Upaya Rusia Kuasai Persediaan Minyak dan Gas di Georgia
Kunjungan Rice Tandai Hubungan Baik AS dengan Libya
2 Warga Negara Perancis yang Diculik di Nigeria telah Dibebaskan
Al-Qaida Rilis Video Ancaman Serangan terhadap Denmark
Kanada Berlakukan Sanksi terhadap Zimbabwe karena Sponsori Kekerasan