Teks Saja
Search

Perundingan Pembagian Kekuasaan di Zimbabwe Dimulai Kembali

29/08/2008

Combo picture shows MDC leader Morgan Tsvangirai (r) and President Robert Mugabe (File)
Presiden Mugabe dan Morgan Tsvangirai
Pejabat kementrian luar negri Afrika Selatan mengatakan perundingan berbagi kekuasaan antara partai ZANU PF yang berkuasa di Zimbabwe dan faksi-faksi oposisi telah dimulai kembali hari Jumat.

Juru bicara kementrian luar negri mengatakan fasilitator dari Komunitas Pembangunan Afrika Selatan akan menjadi penengah pembicaraan itu hari ini di Afrika Selatan. Lokasi pembicaraan itu belum diumumkan.

Sebelumnya, Deputi Menteri Luar Negeri Afrika Selatan Aziz Pahad mengemukakan semua pihak diperkirakan berpartisipasi dalam perundingan ini. 

Media pemerintah Zimbabwe mengutip Menteri Kehakiman Patrick Chinamasa yang mengatakan ada kesepakatan yang menunggu untuk ditandatangani, dan karena itu pembahasan lebih lanjut tidak diperlukan.

Perundingan yang ditengahi Presiden Afrika Selatan Thabo Mbeki, macet dua pekan silam, sebelum tercapai suatu kesepakatan.

Zimbabwe telah mengumumkan negara itu mencabut larangan terhadap kelompok-kelompok bantuan internasional yang terlibat dalam pengiriman bahan pangan dan bantuan lain di negeri itu. Larangan tersebut diberlakukan awal tahun ini setelah pemerintah Mugabe menuduh kelompok-kelompok itu mendukung oposisi.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak

  Berita Terkait
Bush akan Bertemu Presiden Tanzania Jakaya Kikwete di Washington
Zimbabwe Power-Sharing Talks Reportedly Resume
US, Tanzania Leaders Discuss Malaria
 
  Berita Utama
Ribuan Warga Shiah Pendukung Al-Sadr Protes Pakta Keamanan AS-Irak

  Berita Lainnya
Gates Ingin Penambahan Pasukan di Afghanistan Sebelum Pemilu 2009
Ledakan Bom di Acara Pemakaman Ulama Shiah Tewaskan  20 di Pakistan
Tony Blair Desak Israel Segera Buka Blokade Atas Gaza
Presiden Bush Tiba di Lima, Peru untuk Hadiri Konferensi Tahunan APEC
Pemerintah Jerman Larang Siaran TV Satelit Al-Manar
Obama Bakal Calonkan Hilary Clinton untuk Menjadi Menteri Luar Negeri
Rice Bertemu Putra Gadhafi dan Desak Pembebasan Seorang Kritikus Politik
Kanada Serukan Pengampunan 2 Warganya yang Hadapi Hukuman Mati di Arab