Presiden
Afghanistan Hamid Karzai memperpanjang jabatannya untuk periode yang kedua
setelah KPU membatalkan pemilihan putaran kedua.
Ketua KPU, Azizullah Ludin hari Senin mengatakan Presiden Karzai tetap
menduduki posisinya karena ia adalah pemenang pemilihan putaran pertama bulan
Agustus dan hanya satu-satunya calon dalam pemilihan putaran kedua yang tadinya
dijadwalkan 7 November.
Penantang
Karzai, Abdullah Abdullah mengundurkan diri dari pencalonan hari Minggu karena
keprihatinan akan meluasnya kecurangan, seperti yang telah menodai pemilihan
bulan Agustus lalu.
PBB,
Amerika, Inggris dan sekutu lainnya menyambut baik perkembangan ini dan memberi
selamat kepada Presiden Karzai.
Jurubicara
Presiden Obama, Robert Gibbs mengatakan pemerintah Afghanistan perlu mengambil
langkah untuk mengembalikan kredibilitasnya, termasuk menangani korupsi. Ia
mengatakan mengetahui siapa yang menjadi presiden Afghanistan akan membantu
pemerintahan Obama merumuskan strategi perang disana.
Selanjutnya, Gibbs mengatakan keputusan apakah Amerika akan mengirim pasukan tambahan ke sana akan
diumumkan dalam minggu-minggu mendatang.
Kirim komentar anda tentang artikel ini sehingga kami dapat pajang komentarnya di website VOA. catatan: kami tidak akan pasang e-mail anda.
Dengan menggunakan applikasi ini anda setuju bahwa:
Semua komentar akan diperiksa dahulu sebelum dipasang Catatan - tidak semua komentar dapat dipasang VOA has the right to use your comments worldwide in any VOA produced media. Terms & Conditions.