Saingan Karzai Mengatakan Presiden Tidak Mampu Perangi Korupsi
04/11/2009
Mantan menteri luar negeri Abdullah Abdullah
Saingan politik utama Presiden Afghanistan Hamid
Karzai mempertanyakan komitmen presiden memerangi korupsi.
Mantan menteri luar negeri Abdullah Abdullah mengundurkan diri beberapa hari
lalu dari pemilihan babak kedua disebabkan keprihatinan mengenai penipuan. Hari
Selasa, dia mengatakan pemerintahan Karzai tidak memiliki legitimasi karena
proses pemilihan kontroversial yang menyatakan Karzai sebagai pemenang karena
tidak ada saingan.
Abdullah berbicara dalam jumpa pers di Kabul. Hal itu dilakukan setelah jumpa
pers serupa oleh Karzai hari Selasa dimana presiden tersebut berjanji akan
"melakukan setiap usaha yang mungkin dilakukan" untuk membasmi korupsi dalam
pemerintah, namun tampak menolak untuk menyingkirkan para pejabat tinggi dalam
usaha pemberantasan korupsi.
Para pemimpin Amerika dan Eropa hari Selasa mendesak Karzai agar memusatkan
perhatian untuk memperbaiki pemerintahan, keamanan dan memerangi korupsi.**
Kirim komentar anda tentang artikel ini sehingga kami dapat pajang komentarnya di website VOA. catatan: kami tidak akan pasang e-mail anda.
Dengan menggunakan applikasi ini anda setuju bahwa:
Semua komentar akan diperiksa dahulu sebelum dipasang Catatan - tidak semua komentar dapat dipasang VOA has the right to use your comments worldwide in any VOA produced media. Terms & Conditions.