VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

05 November 2009 

Hari ini di VOA:

Berita dalam 45 Bahasa
PBB Debatkan Kasus Kejahatan Perang Di Gaza

05/11/2009

Israeli troops are seen stationed on the border between Israel and the Gaza Strip during an ongoing military operation in Gaza, 16 Apr 2008
Perang di Gaza
Majelis Umum PBB hari Rabu memperdebatkan laporan PBB yang kontroversial yang menuduh Israel dan kelompok militan Palestina Hamas melakukan kejahatan perang dalam perang mereka di Gaza.

Majelis Umum yang beranggotakan 192 negara itu diperkirakan akan terus memperdebatkan dan memungut suara hari Kamis mengenai resolusi yang tidak mengikat yang meminta kepada kedua pihak agar melakukan penyelidikan yang layak dipercaya atas tuduhan kejahatan perang dalam waktu 3 bulan.

Dalam pidatonya di hadapan Majelis Umum hari Rabu, dutabesar Israel Gabriela Shalev menyatakan lagi sikap pemerintahnya bahwa Israel melakukan tindak bela-diri.  Dia menyebut penyelidikan PBB sepihak dan mengatakan laporan itu dibuat  dengan kebencian dan kesimpulannya sudah diatur sebelumnya.

Dutabesar Palestina Riyad Mansour mengatakan pihak berwenang Palestina memandang tuduhan laporan itu sangat serius mengenai kemungkinan pelanggaran Hamas.  Tetapi, ia mengatakan tindakan mereka tidak ada artinya dibanding dengan tindakan Israel.

Laporan tersebut menyarankan agar Israel dan Hamas menghadapi kemungkinan tuntutan hukum di Den Haag kalau mereka tidak melakukan penyelidikan yang independen mengenai pelanggaran ham itu.


Komentar:

Jadi yang pertama mengisi komentar artikel ini
 
Kirim komentar anda

Kirim komentar anda tentang artikel ini sehingga kami dapat pajang komentarnya di website VOA. catatan: kami tidak akan pasang e-mail anda.












 
Dengan menggunakan applikasi ini anda setuju bahwa: Semua komentar akan diperiksa dahulu sebelum dipasang Catatan - tidak semua komentar dapat dipasang VOA has the right to use your comments worldwide in any VOA produced media. Terms & Conditions.
E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
Comment on This Article Isi komentar
  Berita Utama

  Berita Lainnya