VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

05 November 2009 

Hari ini di VOA:

Berita dalam 45 Bahasa
Mantan Capres Afghanistan: Pemerintahan Karzai Tidak Syah

05/11/2009

Abdullah Abdullah, a presidential candidate, top rival of President Hamid Karzai and former Afghan foreign minister, Kabul, 15 Oct. 2009
Abdullah Abdullah
Penantang dalam pemilihan presiden Afghanistan, Abdullah Abdullah, mengatakan pemerintahan Hamid Karzai tidak syah dan tidak akan dapat memberantas korupsi atau mengalahkan Taliban.

Abdullah, yang pengunduran dirinya dari pemilihan babak kedua yang menjamin terpilihnya kembali presiden, juga menuduh hari Rabu bahwa komisi pemilu Afghanistan tidak mempunyai wewenang untuk menyatakan Karzai pemenang karena tidak ada saingannya.

Abdullah mengatakan  setiap pemerintahan yang didasarkan  pada keputusan yang keliru seperti itu, tidak akan dapat memberlakukan kekuasaan hukum atau mempromosikan cita-cita rakyat Afghanistan.

Di Washington hari Rabu, perwira tertinggi militer Amerika Laksamana Mike Mullen, mengatakan Karzai harus mengadili para pejabat yang korupsi dan mengambil tindakan lain untuk menegakkan keabsahan pemerintahannya, setelah pemilihan yang dinodai penipuan.

Ia menaksir bahwa kalau Presiden Amerika Barack Obama menyetujui tambahan pasukan ke Afghanistan, keamanan akan mungkin ditingkatkan dan kestabilan cukup untuk memulai penarikan pasukan dalam waktu beberapa tahun.


Komentar:

Jadi yang pertama mengisi komentar artikel ini
 
Kirim komentar anda

Kirim komentar anda tentang artikel ini sehingga kami dapat pajang komentarnya di website VOA. catatan: kami tidak akan pasang e-mail anda.












 
Dengan menggunakan applikasi ini anda setuju bahwa: Semua komentar akan diperiksa dahulu sebelum dipasang Catatan - tidak semua komentar dapat dipasang VOA has the right to use your comments worldwide in any VOA produced media. Terms & Conditions.
E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
Comment on This Article Isi komentar
  Berita Utama

  Berita Lainnya