Organisasi
Kesehatan Sedunia atau WHO mengatakan virus H1N1 – yang umumnya dikenal sebagai
flu babi – telah menjadi virus flu dominan di dunia.
Dalam jumpa pers hari Kamis, penasihat khusus WHO untuk pandemi influenza, Dr.
Keiji Fukuda, mengatakan virus H1N1 terutama aktif di Belahan Bumi Utara dalam
bulan-bulan belakangan.
Ia memperkirakan kecenderungan itu akan terus berlangsung selama musim dingin,
dengan kasus-kasus lebih parah dan bahkan kematian.
Fukuda mengatakan vaksin yang saat ini digunakan di sekitar 20 negara masih
efektif dan aman. Menurutnya, tidak dilaporkan adanya efek samping berbahaya
dari vaksin itu.
Virus H1N1 berbeda dengan flu musiman biasa karena virus ini tetap aktif selama
musim panas dan menginfeksi orang-orang berusia di bawah 65 tahun. WHO
mengatakan, kebanyakan penderita bisa sembuh tanpa rawat inap.
Kirim komentar anda tentang artikel ini sehingga kami dapat pajang komentarnya di website VOA. catatan: kami tidak akan pasang e-mail anda.
Dengan menggunakan applikasi ini anda setuju bahwa:
Semua komentar akan diperiksa dahulu sebelum dipasang Catatan - tidak semua komentar dapat dipasang VOA has the right to use your comments worldwide in any VOA produced media. Terms & Conditions.