Thailand akan Batalkan Perjanjian Eksplorasi Migas dengan Kamboja
06/11/2009
PM Thailand, Abhisit Vejjajiva
Thailand menyatakan akan mundur
dari perjanjian eksplorasi minyak dan gas dengan Kamboja, sementara hubungan
kedua negara tetap tegang.
Perjanjian untuk bersama-sama
membangun kawasan di Teluk Thailand yang dipertikaikan itu dicapai pada tahun 2001,
ketika PM terguling Thaksin Shinawatra masih berkuasa.
Thailand marah atas keputusan
pemerintah Kamboja minggu ini untuk menunjuk Thaksin sebagai penasehat ekonomi.
Kedua pihak telah menarik duta
besar dari masing-masing negara dan saling tunding mengenai campur tangan
urusan dalam negri pihak lain.
Thailand ingin agar Kamboja
mengektradisi Thaksin, yang memliki hubungan dekat dengan Phnom Penh ketika
berkuasa.
Hubungan kedua negara juga
tegas karena sengketa perbatasan yang melibatkan bentrokan sporadis.
Kirim komentar anda tentang artikel ini sehingga kami dapat pajang komentarnya di website VOA. catatan: kami tidak akan pasang e-mail anda.
Dengan menggunakan applikasi ini anda setuju bahwa:
Semua komentar akan diperiksa dahulu sebelum dipasang Catatan - tidak semua komentar dapat dipasang VOA has the right to use your comments worldwide in any VOA produced media. Terms & Conditions.