Ukraina
mengatakan telah membayar Rusia atas tagihan pemasokan gas bulan lalu dengan
batas waktu hari Senin.
Perdana
Menteri Ukraina Yulia Timoshenko mengatakan hari Jum'at bahwa Ukraina telah
membayar hutang sebesar 500 juta dollar untuk tagihan bulan Oktober. Ia mengatakan
pembayaran itu dilakukan walaupun ada yang ia sebut sebagai "pemblokiran total"
oleh Presiden Ukraina dan Bank Sentral Ukraina.
Komentar
Timoshenko itu menggambarkan perebutan kekuasaan yang tengah berlangsung dengan
Presiden Vicktor Yushchenko dalam pemilu presiden yang dijadwalkan tahun depan.
Perusahaan
raksasa gas Rusia Gazprom belum memberikan konfirmasi mengenai pembayaran itu.
Pekan
lalu Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin memperingatkan kemungkinan adanya
gangguan dalam pemasokan gas ke Eropa jika Ukraina tidak membayar tunggakkan
itu. Ia menyerukan kepada Uni Eropa untuk meminjamkan uang kepada Ukraina untuk
membayar tagihan.
Putin
memberikan komentar disaat musim dingin mulai dekat, hal itu menimbulkan
kepanikan di Eropa dimana mereka sangat bergantung pada gas Rusia untuk
penghangat.
Kirim komentar anda tentang artikel ini sehingga kami dapat pajang komentarnya di website VOA. catatan: kami tidak akan pasang e-mail anda.
Dengan menggunakan applikasi ini anda setuju bahwa:
Semua komentar akan diperiksa dahulu sebelum dipasang Catatan - tidak semua komentar dapat dipasang VOA has the right to use your comments worldwide in any VOA produced media. Terms & Conditions.