VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

07 November 2009 

Hari ini di VOA:

Berita dalam 45 Bahasa
AS Desak Kedua Pihak Dalam Krisis Politik Honduras Berunding

07/11/2009

US State Department spokesman Ian Kelly  (File)
Jurubicara Departemen Luar Negeri Amerika Ian Kelly
Amerika Serikat mendesak kedua pihak dalam krisis politik Honduras agar melanjutkan perundingan dan menyelesaikan perselisihan supaya negara Amerika Tengah itu dapat menyelenggarakan pemilu yang diakui internasional bulan ini.

Jurubicara Departemen Luar Negeri Amerika Ian Kelly hari Jumat meminta kepada kedua pihak agar kembali ke meja perundingan untuk mencapai persetujuan mengenai pemerintah persatuan.  Ia mengatakan tindakan demikian akan mengubah dinamika politik negara itu dengan posisitf.

Amerika Serikat adalah pendukung aktif pembicaraan yang bertujuan untuk mengakhiri krisis akibat penggulingan Presiden Manuel Zelaya bulan Juni, dalam kudeta yang didukung militer.  Persetujuan yang diperantarai Amerika telah memberi waktu kepada Zelaya dan Presiden sementara Roberto Micheletti sampai hari Kamis yang baru lalu untuk menegakkan pemerintah persatuan  yang beranggotakan kedua pihak.

Tetapi, pihak Zelaya mengatakan persetujuan itu telah gagal setelah pemerintah de fakto mengumumkan pemerintah persatuan tanpa turut –sertanya Zelaya. Zelaya juga menyerukan kepada rakyat Honduras agar memboikot pemilu 29 November.


Komentar:

Jadi yang pertama mengisi komentar artikel ini
 
Kirim komentar anda

Kirim komentar anda tentang artikel ini sehingga kami dapat pajang komentarnya di website VOA. catatan: kami tidak akan pasang e-mail anda.












 
Dengan menggunakan applikasi ini anda setuju bahwa: Semua komentar akan diperiksa dahulu sebelum dipasang Catatan - tidak semua komentar dapat dipasang VOA has the right to use your comments worldwide in any VOA produced media. Terms & Conditions.
E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
Comment on This Article Isi komentar
  Berita Utama

  Berita Lainnya