Omar al-Bashir Batal ke Istanbul karena Takut Ditangkap Atas Kejahatan Perang
09/11/2009
Omar al-Bashir
Kantor berita resmi Sudan melaporkan,
presiden Omar al-Bashir telah membatalkan rencana pergi ke Istanbul di Turki
untuk menghadiri konperensi puncak Islam (OKI).
Bashir dilaporkan sedang dalam
perjalanan kembali ke Khartoum hari Minggu untuk menyelesaikan sengketa tentang
rancangan undang-undang pemilihan umum antara partai yang berkuasa dengan
kelompok bekas pemberontak.
Turki mengundang Presiden Bashir
untuk menghadiri konperensi puncak OKI, walaupun ada surat perintah penangkapan
internasional atas Bashir karena ia dituduh melakukan kejahatan perang.
Undangan Turki itu membuat marah Uni Eropa
karena Turki sejak lama berusaha menjadi anggota persatuan.
Kata PM Turki, Recep Tayyip Erdogan,
ia tidak keberatan membahas tuduhan kejahatan perang itu dengan presiden
Bashir, karena kata Erdogan, ia tidak yakin ada pemimpin Islam yang bisa
melakukan genosida.
Kata Erdogan ia lebih senang bertemu
dengan Bashir daripada bertemu dengan PM israel Benyamin Netanyahu yang dituduh
melakukan kejahatan perang terhadap orang Palestina.
Jelas Erdogan lebih memilih bersehabat dgn pemimpin muslim lagi karena Erdogan sadar sesama muslim adalah saudara apapun yg terjadi hidup ini sementara Dikirim oleh: boby (Indonesia) 11-10-2009 - 09:12:39
Kirim komentar anda
Kirim komentar anda tentang artikel ini sehingga kami dapat pajang komentarnya di website VOA. catatan: kami tidak akan pasang e-mail anda.
Dengan menggunakan applikasi ini anda setuju bahwa:
Semua komentar akan diperiksa dahulu sebelum dipasang Catatan - tidak semua komentar dapat dipasang VOA has the right to use your comments worldwide in any VOA produced media. Terms & Conditions.