Iran Marah Karena Rusia Belum Kirim Misil Pertahanan Udara yang Dipesan
08/11/2009
Ketua komisi
keamanan nasional dan hubungan luar negeri Iran memperingatkan Rusia bahwa
hubungan kedua negara bisa terganggu apabila Rusia terus menunda pengirimam
sistem pertahanan misil yang dipesan Iran.
Kontrak
penjualan misil-misil darat-ke-udara jenis S-300 telah ditanda-tangani beberapa
tahun lalu, tapi sampai sekarang belum dikirim.
Ketua komisi DPR
Iran itu, Alaeddin Boroujerdi mengatakan penundaan pengiriman misil-misil itu
akan merugikan kepentingan Rusia, karena Iran, katanya punya banyak proyek
kerjasama dengan Rusia.
Israel dan
Amerika telah menekan Rusia supaya jangan menjual misil itu kepada Iran, karena
khawatir Iran sedang membuat senjata nuklir. Misil S-300 itu bisa menembak
jatuh pesawat terbang dan misil yang terbang tinggi dan punya jarak jangkauan
150 km.
Kirim komentar anda tentang artikel ini sehingga kami dapat pajang komentarnya di website VOA. catatan: kami tidak akan pasang e-mail anda.
Dengan menggunakan applikasi ini anda setuju bahwa:
Semua komentar akan diperiksa dahulu sebelum dipasang Catatan - tidak semua komentar dapat dipasang VOA has the right to use your comments worldwide in any VOA produced media. Terms & Conditions.