Tiongkok Hukum Mati Sembilan Pelaku Kerusuhan di Xinjiang
09/11/2009
Kerusuhan di provinsi Xinjiang, Jul 2009
Tiongkok menghukum mati sembilan orang yang
terlibat dalam kerusuhan etnis bulan Juli di kota Urumqi, Tiongkok sebelah
Barat, antara suku minoritas Uighurs dan suku Han yang mayoritas
Kantor berita resmi Tiongkok hari Senin mengatakan
kesembilan orang itu adalah kelompok pertama yang dihukum mati dalam kaitannya
dengan kerusuhan tersebut. Mahkamah Agung Tiongkok telah menyetujui hukuman
mati tersebut, namun tidak jelas kapan hukuman itu dilaksanakan.
Laporan media Tiongkok sebelumnya mengatakan
delapan warga suku Uighurs dan seorang warga Han dihukum mati karena membunuh
dan melakukan kejahatan lainnya selama kerusuhan di ibukota propinsi Xinjiang,
Urumqi.
Tiga tersangka lainnya menerima hukuman mati
bersyarat, yang biasanya diubah menjadi hukuman seumur hidup.
Seorang jurubicara Kongres Uighur Sedunia di
pengasingan mengutuk hukuman mati itu dan menuduh Tiongkok melarang para
terhukum menemui keluarga mereka untuk terakhir kalinya.
Kirim komentar anda tentang artikel ini sehingga kami dapat pajang komentarnya di website VOA. catatan: kami tidak akan pasang e-mail anda.
Dengan menggunakan applikasi ini anda setuju bahwa:
Semua komentar akan diperiksa dahulu sebelum dipasang Catatan - tidak semua komentar dapat dipasang VOA has the right to use your comments worldwide in any VOA produced media. Terms & Conditions.