|
|
|
Para Menteri Keuangan Asia Nyatakan Dukungan bagi Nilai Mata Uang Berorientasi Pasar
|
12/11/2009
|
|
![[insert caption here] [insert caption here]](/indonesian/images/PhotoDotComChinaCurrencyYuanEconomyMarketsTrade_18may07_210.jpg) | Mata uang Tiongkok
| Para menteri keuangan Asia-Pasifik diperkirakan akan memperlihatkan dukungan mereka hari Kamis pada rencana stimulus tahun depan untuk membantu mempertahankan pemulihan ekonomi global dan menyerukan pemberlakuan nilai tukar uang yang berorientasi pasar.
Para anggota forum Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) sedang mengadakan pembicaraan hari Kamis di Singapura untuk membahas sebuah rancangan pernyataan yang menghendaki keluwesan yang lebih besar pada nilai tukar uang.
Penolakan terhadap proteksionisme dalam perdagangan, perubahan iklim dan penciptaan daerah perdagangan bebas di kawasan itu adalah isu-isu lain yang menjadi agenda utama pembicaraan tersebut.
Kelompok Relung Pasifik yang beranggotakan 21 negara itu mencakup Tiongkok, yang sedang ditekan untuk mengizinkan nilai mata uangnya naik. Tiongkok secara efektif telah mengaitkan nilai mata uangnya ke dolar sejak pertengahan 2008 untuk membantu mengatasi kemerosotan ekonomi global.
Komentar:
Jadi yang pertama mengisi komentar artikel ini
Kirim komentar anda
Kirim komentar anda tentang artikel ini sehingga kami dapat pajang komentarnya di website VOA. catatan: kami tidak akan pasang e-mail anda.
Dengan menggunakan applikasi ini anda setuju bahwa:
Semua komentar akan diperiksa dahulu sebelum dipasang Catatan - tidak semua komentar dapat dipasang VOA has the right to use your comments worldwide in any VOA produced media. Terms & Conditions.
|
|
|