VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

13 November 2009 

Hari ini di VOA:

Berita dalam 45 Bahasa
Bloomberg: New York Siap Bantu Pengadilan Teroris

13/11/2009

New York Mayor Michael Bloomberg
Michael Bloomberg
Walikota New York City Michael Bloomberg mengatakan ia mendukung keputusan pemerintahan Obama untuk mengadili lima tersangka dalam serangan teroris 11 September, 2001 di pengadilan tingkat federal New York.

Dalam pernyataan tertulisnya, walikota Bloomberg mengatakan kotanya siap sedia untuk membantu pengadilan tingkat federal itu dalam "menjalankan keadilan dengan cara apapun yang diperlukan" dalam sidang perkara tersangka otak teroris itu Khalid Skeikh Mohammed bersama empat orang lainnya. Ia mengatakan punya keyakinan besar dalam kepolisian New York dan pihak otoritas federal untuk menangani keamanan.

Walikota Bloomberg menandaskan kota New York sebelumnya pernah menyidangkan perkara terorisme, termasuk Omar-Abdel Rahman otak pengeboman World Trade Center tahun 1993. Michael Bloomberg yang kini tergolong Independen pertama kali terpilih dua bulan setelah serangan 11 September.

Namun, Partai Republik menentang keras untuk mengadili tersangka teroris di pengadilan sipil. Mereka mengatakan proses pengadilan itu dapat mengekspos informasi sensitif yang dapat digunakan teroris untuk keuntungan mereka.

Ketua faksi minoritas di senat Amerika Mitch McConnel menggambarkan keputusan yang diumumkan hari Jum'at tersesat, dengan mengatakan hal itu merupakan "langkah mundur" bagi Amerika dan menempatkan orang Amerika dalam resiko yang tidak perlu. Ia mengatakan para tersangka adalah penjahat perang, dan bukan penjahat biasa dan seharusnya tidak disidangkan di pengadilan sipil.

 



Komentar:

Jadi yang pertama mengisi komentar artikel ini
 
Kirim komentar anda

Kirim komentar anda tentang artikel ini sehingga kami dapat pajang komentarnya di website VOA. catatan: kami tidak akan pasang e-mail anda.












 
Dengan menggunakan applikasi ini anda setuju bahwa: Semua komentar akan diperiksa dahulu sebelum dipasang Catatan - tidak semua komentar dapat dipasang VOA has the right to use your comments worldwide in any VOA produced media. Terms & Conditions.
E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
Comment on This Article Isi komentar
  Berita Utama

  Berita Lainnya