Oposisi Nepal Berikan Batas Waktu Pemerintah untuk Penuhi Permintaan
13/11/2009
Pemimpin Maoist, Pushpa Kamal Dahal atau Prachanda
Pemimpin
kelompok oposisi Nepal – Maoist memberi batas waktu hingga tanggal 20 November kepada
pemerintah Nepal untuk memenuhi permintaan kelompok itu atau menghadapi prospek
aksi protes anti-pemerintah yang lebih "agresif" dan meluas.
Puspha
Kamal Dahal mengumumkan batas waktu selama sepekan itu hari Jum'at selagi
ribuan aktifis Moaist memblokir komplek pemerintah utama di Kathmandu pada hari
kedua.
Dahal
– yang juga dikenal sebagai Prachanda – mengundurkan diri dari jabatannya
sebagai Perdana Menteri dalam perselisihan dengan Presiden Ram Baran Yadav.
Prachanda
dan pendukungnya mengatakan presiden Yadav melanggar konstitusi dengan
menghalangi upaya pemimpin kelompok Maoist itu untuk memecat panglima angkatan
darat Nepal lantaran tuduhan ia menolak pengintegrasian bekas tentara Maoist
dengan pasukan pemerintah.
Sejak
itu kelompok Maoist mengadakan serangkaian protes anti-pemerintah. Demonstrasi itu
pada umumnya damai walaupun beberapa orang cedera hari Kamis setelah polisi
menggunakan gas air mata dan pentungan untuk membubarkan pengunjuk rasa yang berbuat
semaunya.
Kirim komentar anda tentang artikel ini sehingga kami dapat pajang komentarnya di website VOA. catatan: kami tidak akan pasang e-mail anda.
Dengan menggunakan applikasi ini anda setuju bahwa:
Semua komentar akan diperiksa dahulu sebelum dipasang Catatan - tidak semua komentar dapat dipasang VOA has the right to use your comments worldwide in any VOA produced media. Terms & Conditions.