Warga etnis Albania mengikuti pemilu di Pristina, 15 Nov 2009
Kosovo sedang mengadakan
pemilihan umum pertama sejak kelompok mayoritas keturunan Albania mengumumkan kemerdekaan
dari Serbia tahun 2008.
Kata komisi pemilihan
Kosovo, sampai tengah hari Minggu, baru 30 persen dari kira-kira 1,5 juta pemilih
yang berhak telah memberikan suara dalam pemilihan walikota dan anggota DPR
lokal di 36 kota, termasuk di ibukota Pristina.
Sebelumnya, Perdana Menteri Hashim
Thaci mendesak kelompok minoritas Serbia supaya jangan memboikot pemilihan umum
itu seperti diserukan oleh pemerintah Serbia dan oleh Gereja Orthodox Serbia.
Kata para wartawan barat,
sejumlah warga Serbia tampak muncul di TPS-TPS di Kosovo Tengah.
Kirim komentar anda tentang artikel ini sehingga kami dapat pajang komentarnya di website VOA. catatan: kami tidak akan pasang e-mail anda.
Dengan menggunakan applikasi ini anda setuju bahwa:
Semua komentar akan diperiksa dahulu sebelum dipasang Catatan - tidak semua komentar dapat dipasang VOA has the right to use your comments worldwide in any VOA produced media. Terms & Conditions.