VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

16 November 2009 

Hari ini di VOA:

Berita dalam 45 Bahasa
Menlu Clinton Dukung Pengadilan Tersangka 11 September di New York

15/11/2009

Secretary of State Hillary Clinton talks to reporters during Manila press conference, 12 Nov 2009
Hillary Clinton
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton menyambut keputusan Jaksa Agung Eric Holder untuk mengadili lima orang yang dituduh melakukan serangan 11 September di Amerika, di kota New York.

Kata Clinton, ia tidak akan mempertanyakan keputusan Jaksa Agung itu, karena yang penting, katanya, adalah bahwa otak serangan itu harus dikenai hukuman seberat-beratnya karena melakukan serangan atas Amerika delapan tahun yang lalu.

Jaksa Agung Holder minggu lalu mengatakan ia akan membawa Khalid Sheikh Mohammed, orang yang mengaku bertanggung-jawab atas serangan 11 September itu, serta empat orang lainnya, untuk diadili di pengadilan sipil di kota New York, tidak jauh dari tempat kedua gedung kembar World Trade Center pernah berdiri. Kata Holder, ia akan minta supaya kelima tertuduh itu dijatuhi hukuman mati.

Tapi para anggota partai Republik dan pengecam lainnya mengatakan, mengadili kelima orang itu di pengadilan sipil Amerika dan bukannya di pengadilan militer di Guantanamo, akan memberi hak-hak sipil tertentu kepada mereka. Jaksa Agung Holder mengatakan, pengadilan tersangka itu adalah bagian dari usaha pemerintahan Obama untuk menutup kamp tahanan di Guantanamo.


 



Komentar:

Jadi yang pertama mengisi komentar artikel ini
 
Kirim komentar anda

Kirim komentar anda tentang artikel ini sehingga kami dapat pajang komentarnya di website VOA. catatan: kami tidak akan pasang e-mail anda.












 
Dengan menggunakan applikasi ini anda setuju bahwa: Semua komentar akan diperiksa dahulu sebelum dipasang Catatan - tidak semua komentar dapat dipasang VOA has the right to use your comments worldwide in any VOA produced media. Terms & Conditions.
E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
Comment on This Article Isi komentar
  Berita Terkait
Bloomberg: New York Siap Bantu Pengadilan Teroris
 
  Berita Utama

  Berita Lainnya