Tampilan Standar

VOANews.com
News in 44 languages


 
Kasus Laporan Keuangan 'Xerox': Bush Kembali Kecam Pemimpin Perusahaan Amerika

29/06/2002

Presiden Bush mengecam tajam kalangan korporasi Amerika, setelah satu lagi perusahaan besar, Xerox, dituduh memalsukan laporan keuntungan perusahaan. Presiden Bush kemarin mengatakan, ia akan menegakkan undang-undang untuk memastikan bahwa para pemimpin perusahaan mematuhi standar yang tinggi. Presiden Bush mendesak Kongres agar menyetujui RUU pertanggungjawaban korporasi yang akan membuat para eksekutif dan akuntan bertanggungjawab atas kecurangan yang dilakukan perusahaan. Harian Wall Street Journal melaporkan, perusahaan alat perkantoran Xerox mungkin telah mengumumkan pendapatan, enam milyar dolar lebih tinggi dari sebenarnya, dari tahun 1996 sampai 2001.

Berita Utama
Polisi Inggris Bersedia Bayar Ganti Rugi untuk Penembakan Seorang Pria Brazil

Berita Lainnya
Filipina Nyatakan Keadaan Darurat Setelah Terjadinya Pembantaian Bermotif Politik
Tiongkok Eksekusi Dua Orang dalam Skandal Susu yang Tercemar
Thailand Berlakukan UU Keamanan Keras Jelang Demonstrasi
Clinton Berhati-hati Soal Perundingan Damai dengan Taliban
Iran Tidak Menentang Pengiriman Uranium ke Luar Iran
Pakistan Tewaskan 18 Militan
PM India Melawat US
Rumah Warga Amerika di Aceh di Tembaki
SBY Minta Polisi Hentikan Kasus KPK
Media : Microsoft Dekati Newscorp Tinggalkan Google
PM India Tiba di Amerika dalam Kunjungan Kenegaraan
Presiden Iran Kunjungi Brazil
Australia Selidiki Kerusuhan di Pusat Penahanan Imigrasi