Teks Saja
Cari

 
Kelompok Militan Al-Qaida Memutuskan Membunuh 2 Pegawai Kedutaan Besar Maroko

03/11/2005

Kelompok militan al-Qaida di Iraq mengatakan telah memutuskan membunuh 2 pegawai kedutaan besar Maroko yang diculik bulan lalu. Kelompok teb mengumumkan keputusan tsb hari ini dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan di sebuah situs kelompok Islamis. Sebelumnya dinyatakan bahwa kedua pria itu akan diadili secara hukum Islam. Al-Qaida di Iraq, yang dipimpin oleh anggota militan Abu Musab al-Zarqawi dari Yordania, telah mengklaim bertanggungjawab melakukan eksekusi banyak sandera, termasuk para diplomat dari Mesir dan Aljazair.

Keamanan diperketat di Iraq hari nii, sementara kelompok Muslim Sunni  merayakan hari pertama Idul Fitri, hari libur suci utama yang berlangsung selama 3 hari. Dalam tahun-tahun belakangan ini, Idul Fitri ditandai dengan kian meningkatnya pemberontakan. Sebagian besar kelompok Muslim Syi’ah di Iraq diperkirakan akan mulai merayakan Idul Fitri Jum’at besok. Rabu kemarin, serangkaian pemboman dan serangan di seantero Iraq tengah telah menewaskan dan mencederai banyak warga Iraq.

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak
  Berita Utama
PM India Berkunjung ke Amerika

  Berita Lainnya
Hotel Mewah Nyaris Jadi Sasaran Serangan Militan Taliban
Pengadilan terhadap Mayor Nidal Hasan  Dimulai
Iran Gelar Latihan Militer Untuk Lindungi Situs Nuklirnya
AS akan Ketatkan Bantuan bagi Afghanistan untuk Atasi Anti Korupsi
31 Tewas, 82 Terperangkap dalam Ledakan Pertambangan di Tiongkok
Washington Post: Surat-menyurat antara Penembak Fort Hood dan Ulama Radikal “Gencar”
Ledakan Dekat Kantor Bantuan Lukai Satu Orang di Pakistan Baratlaut
Obama: Perdagangan dengan Asia Penting bagi Pemulihan Ekonomi AS
Presiden Palestina Konfirmasi Penundaan Pemilu
ILO Kecam Birma Soal Kerja Paksa
PBB Peringati Pakta Hak-Hak Anak
6 Kekuatan Dunia Desak Iran Terima Kesepakatan Nuklir
Pemberontak Ledakan Kereta di India, Tewaskan 2 Orang