Teks Saja
Cari

 
India Buka Satu Pos Penyeberangan di Perbatasan Kashmir

06/11/2005

Pakistani army soldiers unload relief from a U.S. Army Chinook helicopter for the Kashmiri earthquake survivors in Chinari
Helikopter AS Chinook mebawa bantuan bagi warga Kashmir
India mengatakan hanya satu pos penyeberangan di sepanjang perbatasan Kashmir yang tegang dengan Pakistan akan dibuka seperti dijadwalkan hari Senin. Dalam upaya menolong para korban gempa yang menghancurkan bulan lalu, India dan Pakistan minggu lalu sepakat membuka lima pos penyeberangan dalam garis kontrol yang memisahkan pasukan masing-masing negara yang bersaing di Kashmir.

Namun hari ini, Minggu, seorang juru bicara Angkatan Darat India mengatakan Pakistan perlu dipersalahkan karena keterlambatan pembukaan dua penyeberangan lainnya, dan persiapan belum diselesaikan di dua tempat lainnya.

Juru bicara India itu mengatakan tentara masih sibuk membersihkan medan dari ranjau dekat garis kontrol, dan juga di jalan-jalan yang tertutup tanah longsor ketika gempa menghantam tanggal 8 Oktober. Salju dan suhu membeku diperkirakan akan tiba minggu ini di sekitar Muzaffarabad, ibukota Kashir Pakistan yang hancur.

Para petugas pertolongan mengatakan cuaca buruk akan menyebabkan penderitaan lebih jauh bagi sebagian besar dari tiga juta korban selamat dari gempa yang masih belum memiliki tempat tinggal, dan kemungkinan bisa menambah angka kematian akibat bencana – yang telah mencapai lebih dari 73 ribu orang.

Kashmir terbagi antara India dan Pakistan setelah kedua negara memenangkan kemerdekaan dari Inggris tahun 1947. Masih-masih pihak mengklaim keseluruhan wilayah itu sebagai miliknya. Perselisihan itu telah mencetuskan dua kali perang dan terpisahnya keluarga-keluarga selama lebih dari setengah abad.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak
  Berita Utama
AS akan Ketatkan Bantuan bagi Afghanistan untuk Atasi Anti Korupsi

  Berita Lainnya
31 Tewas, 82 Terperangkap dalam Ledakan Pertambangan di Tiongkok
Washington Post: Surat-menyurat antara Penembak Fort Hood dan Ulama Radikal “Gencar”
Ledakan Dekat Kantor Bantuan Lukai Satu Orang di Pakistan Baratlaut
Obama: Perdagangan dengan Asia Penting bagi Pemulihan Ekonomi AS
Presiden Palestina Konfirmasi Penundaan Pemilu
ILO Kecam Birma Soal Kerja Paksa
PBB Peringati Pakta Hak-Hak Anak
6 Kekuatan Dunia Desak Iran Terima Kesepakatan Nuklir
Pemberontak Ledakan Kereta di India, Tewaskan 2 Orang
Obama Umumkan Calon Dubes Untuk Filipina dan Singapura
Amerika Akan Kirim Utusan Ke Korut Bulan Desember
2 Pria Dipenjarakan Karena Hendak Serang Sears Tower, Chicago
Uni Eropa Pilih PM Belgia Sebagai Presiden Permanen Pertama