Teks Saja
Cari

 
Penyidik PBB Panggil Enam Pejabat Intelijen Syria Dalam Kasus Pembunuhan Hariri

06/11/2005

UN investigator Detlev Mehlis, left, speaks after handing UN Secretary General Kofi Annan the report on the assassination of former Lebanese Premier Rafik Hariri
Detlev Mehlis dan Kofi Annan
Penyidik PBB yang mengusut pembunuhan terhadap mantan Perdana Menteri Libanon Rafik Hariri kabarnya telah memanggil enam orang pejabat tinggi intelijen Syria di Libanon untuk ditanyai.

Kantor berita AP dan Harian al Hayat di Arab Saudi melaporkan, adik ipar Presiden Syria Bashar al Assad termasuk yang akan ditanyai Penyidik PBB Detlev Mehlis. Detlev Mehlis kabarnya telah mengirim surat mengenai permintaan untuk itu kepada pemerintah Syria melalui PBB hari Rabu.

Hari Senin, Dewan Keamanan PBB dengan suara bulat menyetujui sebuah resolusi yang mewajibkan Syria bekerjasama dengan penyidikan yang dilakukan PBB, dan kalau tidak, PBB akan mengambil tindakan lebih lanjut.

Detlev Mehlis bulan lalu mengeluarkan laporan mengenai hasil penyidikannya. Dalam laporan itu, ia mengaitkan pejabat-pejabat tinggi intelijen Syria dan Libanon dengan pembunuhan terhadap Rafik Hariri.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak
  Berita Utama
IAEA Siapkan Resolusi Yang Kutuk Nuklir Iran

  Berita Lainnya
2 Pejabat Tinggi Jerman Lengser Karena Info Korban Sipil Afghanistan
Palang Merah: Ribuan Mengungsi Karena Pertempuran di Yaman Utara
RUU Pemilu Capai Kemajuan di Irak
MA Honduras: Zelaya Tidak Boleh Kembali Presiden
Sekjen Nato: Sekutu Harus Kirim Lebih Banyak Tentara Ke Afghanistan
Calon Jemaan Haji Berkumpul di Arafah
Direktur IAEA: Perundingan dengan Iran Buntu
Warga Amerika Rayakan Hari Bersyukur
Korea Selatan Eksekusi 5000 Warga Sipil pada Perang Korea
Chavez dan Ahmadinejad Kutuk Imperialisme AS
Korsel dan Korut Jajaki Cara Tingkatkan Kompleks Industri
Ledakan Bom Di Peshawar Lukai 3 Orang
Kawanan Bersenjata Bunuh Dengan Brutal 6 Orang di Irak
Presiden Obama Beri Pengampunan Kepada Kalkun Korban Thanksgiving
38 Juta Warga AS Bepergian Libur Hari Bersyukur Ini
Para Donor Kumpulkan Dana Untuk Korban Siklon Nargis Di Birma
Presiden Amerika Umumkan Kebijakan Afghanistan Hari Selasa
Israel Umumkan Pembekuan Sebagian Pembangunan Pemukiman Di Tepi Barat