Teks Saja
Cari

 
Kerusuhan di Perancis Terus Berlanjut Masuki Hari ke-10

06/11/2005

French police officers stand next to burning dustbin in the middle of a street in Saint Denis, north of ParisPihak berwajib Prancis mengatakan, kerusuhan telah memasuki malam ke-10 berturut-turut, dengan pembakaran mobil-mobil dan gedung-gedung sekolah. Sabtu malam, dia gedung sekolah di Girgny, di selatan Paris, rusak terbakar.

Para pejabat mengatakan, sebagian gedung sekolah taman kanak-kanak hancur. Satu gedung sekolah lain mengalami kerusakan ringan. Puluhan mobil dibakar dalam kerusuhan, dan sebuah pabrik daur ulang juga dibakar.

Pembakaran dilaporkan terjadi di Paris dan kota-kota sekitarnya. Kerusuhan mulai berkobar lebih dari sepekan yang lalu, ketiga dua pemuda imigran asal Afrika Utara, yang mengira dikejar polisi, bersembunyi di sebuah pusat pembangkit listrik dan tewas tersengat listrik. Polisi mengatakan, mereka tidak mengejar kedua pemuda itu.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak
  Berita Utama
Obama akan Serukan Pembebasan Suu Kyi di Forum KTT ASEAN

  Berita Lainnya
AS Tuduh Iran Langgar Embargo Senjata PBB
AS, PBB Serukan Kedua Korea Tahan Diri dalam Insiden Angkatan Laut
Bom Mobil Tewaskan 24 Orang di Pakistan Barat Laut
Obama akan Bicarakan Isu HAM dalam Kunjungan ke Tiongkok
Amerika akan Kirim Utusan ke Korea Utara
NATO dan Polisi Afghanistan Sita 250 Ton Bahan Pembuat Bom
Obama Beri Penghormatan bagi Korban Penembakan di Fort Hood
Mantan PM Thailand Thaksin Tiba di Kamboja
Maois Nepal Rintangi Jalan Raya Menuju Kathmandu
Angkatan Laut Korea Utara dan Selatan Tembak-Menembak
PM Israel Netanyahu Bertemu Presiden Obama di Washington
Kanselir Jerman: Gorbachev Pencetus Runtuhnya Tembok Berlin
Obama: Sulit Bagi Iran Putuskan Soal Nuklir
Jepang Janjikan 5 Milyar Dolar Bantuan Baru untuk Afghanistan
Utusan Perancis Bertemu dengan Menlu Korea Utara
Gempa Bumi Guncang Kepulauan Nicobar India
Menlu Clinton Desak Hamid Karzai Perangi Korupsi
Tiongkok Hukum Mati Sembilan Pelaku Kerusuhan di Xinjiang