Teks Saja
Cari

 
Presiden Bush Lakukan Pembicaraan Dengan Presiden Lula di Brazil

06/11/2005

Luiz Inacio Lula da Silva
Luiz Inacio Lula da Silva menolak zona perdagangan bebas
Presiden Bush hari ini akan melakukan pembicaraan di Brazil, sehari setelah penutupan KTT negara-negara benua Amerika di Argentina. Bush tiba di Brasilia hari Sabtu dari KTT dua-hari di Mar del Plata, dimana para delegasi mengumumkan mereka telah gagal mencapai konsensus untuk membentuk zona perdagangan bebas regional.

Presiden Bush meninggalkan kota itu sebelum pengumuman tersebut dan perundingan panas selama beberapa jam setelah penutupan resmi KTT 34 negara itu. Brazil, Argentina, Paraguay, Uruguay dan Venezuela menolak dilanjutkannya rencana zona perdagangan bebas itu, sementara negara-negara lainnya siap melanjutkan perundingan. Selain Venezuela, pihak yang menolak lebih menyukai blok perdagangan regional lain.

Presiden Bush – yang dalam lawatan lima hari ke Amerika Latin – akan bertemu hari ini dengan Presiden Brazil Luiz Inacio Lula da Silva dan para pemuka bisnis. Sekitar seribu demonstran melakukan unjuk-rasa anti Amerika hari Sabtu di Sao Paulo. Unjuk rasa itu menyusul demonstrasi rusuh di jalan-jalan Mar del Plata dimana ribuan demonstran anti-Amerika menentang zona perdagangan itu dan Perang Irak.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak
  Berita Utama
PM India Berkunjung ke Amerika

  Berita Lainnya
Hotel Mewah Nyaris Jadi Sasaran Serangan Militan Taliban
Pengadilan terhadap Mayor Nidal Hasan  Dimulai
Iran Gelar Latihan Militer Untuk Lindungi Situs Nuklirnya
AS akan Ketatkan Bantuan bagi Afghanistan untuk Atasi Anti Korupsi
31 Tewas, 82 Terperangkap dalam Ledakan Pertambangan di Tiongkok
Washington Post: Surat-menyurat antara Penembak Fort Hood dan Ulama Radikal “Gencar”
Ledakan Dekat Kantor Bantuan Lukai Satu Orang di Pakistan Baratlaut
Obama: Perdagangan dengan Asia Penting bagi Pemulihan Ekonomi AS
Presiden Palestina Konfirmasi Penundaan Pemilu
ILO Kecam Birma Soal Kerja Paksa
PBB Peringati Pakta Hak-Hak Anak
6 Kekuatan Dunia Desak Iran Terima Kesepakatan Nuklir
Pemberontak Ledakan Kereta di India, Tewaskan 2 Orang