Teks Saja
Cari

 
Kelompok HAM Minta Pemerintah Iran Bebaskan Wartawan Akbar Ganji

06/11/2005

Woman holds poster of Akbar Ganji during July 12 demonstration in support of him
Satu kelompok hak azasi manusia telah menulis surat terbuka meminta pemerintah Iran untuk membebaskan wartawan investigatif Akbar Ganji secepatnya. Surat itu, yang ditulis hari Sabtu oleh Defenders of Human Rights Center (Pusat Pembela Hak Azasi Manusia) menyebut penahanan Ganji tidak sah, dan mengatakan jurnalis itu dianiaya di penjara.

Penerima Nobel perdamaian Iran Shirin Ebadi adalah direktur Pusat itu. Hari Kamis, Amerika Serikat menghimbau Iran membebaskan Ganji karena kekhawatiran akan risiko serius kesehatannya.

Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan prihatin oleh laporan-laporan yang telah diterimanya dalam beberapa minggu terakhir tentang adanya perlakuan kejam terhadap Ganji.

Akbar Ganji menjalani hukuman enam tahun penjara karena menerbitkan serangkaian tulisan yang menuduh para pejabat teras Iran terlibat dalam pembunuhan para penentang pemerintah pada akhir 1990-an.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak
  Berita Utama
Obama akan Serukan Pembebasan Suu Kyi di Forum KTT ASEAN

  Berita Lainnya
AS Tuduh Iran Langgar Embargo Senjata PBB
AS, PBB Serukan Kedua Korea Tahan Diri dalam Insiden Angkatan Laut
Bom Mobil Tewaskan 24 Orang di Pakistan Barat Laut
Obama akan Bicarakan Isu HAM dalam Kunjungan ke Tiongkok
Amerika akan Kirim Utusan ke Korea Utara
NATO dan Polisi Afghanistan Sita 250 Ton Bahan Pembuat Bom
Obama Beri Penghormatan bagi Korban Penembakan di Fort Hood
Mantan PM Thailand Thaksin Tiba di Kamboja
Maois Nepal Rintangi Jalan Raya Menuju Kathmandu
Angkatan Laut Korea Utara dan Selatan Tembak-Menembak
PM Israel Netanyahu Bertemu Presiden Obama di Washington
Kanselir Jerman: Gorbachev Pencetus Runtuhnya Tembok Berlin
Obama: Sulit Bagi Iran Putuskan Soal Nuklir
Jepang Janjikan 5 Milyar Dolar Bantuan Baru untuk Afghanistan
Utusan Perancis Bertemu dengan Menlu Korea Utara
Gempa Bumi Guncang Kepulauan Nicobar India
Menlu Clinton Desak Hamid Karzai Perangi Korupsi
Tiongkok Hukum Mati Sembilan Pelaku Kerusuhan di Xinjiang