Teks Saja
Cari

 
3500 Pasukan AS dan Irak Perangi Pemberontak Dari Rumah ke Rumah di Husaybah

07/11/2005

In picture released by US Marine Corps, people walk the streets at the displaced persons compound in Husaybah, after scores of terrified Iraqis fled the besieged town
Penduduk meninggakan  Husaybah dengan berjalan kaki
Sebuah pasukan yang terdiri dari 3500 tentara Amerika dan Irak memerangi pemberontak dari rumah ke rumah hari Minggu di sebuah kota dekat perbatasan dengan Syria, pada hari kedua serangan yang bertujuan melenyapkan kaum militan dari daerah itu.

Para panglima Amerika mengatakan pasukan koalisi menghadapi serangan senjata kecil terus menerus hampir seharian dari para pemberontak yang menjauhkan diri dari Husaybah. Sebuah pernyataan Amerika melaporkan 17 pemberontak tewas, dan dikatakan banyak lagi diduga meninggal. Tidak ada laporan mengenai korban anggota pasukan koalisi atau penduduk sipil yang tewas.

Serangan pasukan koalisi menghantam apa yang digambarkan sebagai kubu pemberontak di kota Sungai Efrat itu. Associated Press mengutip sdaksi mata yang mengatakan banyak penduduk sipil di kota yang berpenduduk 30 ribu itu meninggalkan kota itu dengan jalan kaki, setelah pasukan koalisi memperingatkan dengan menggunakan pengeras suara bahwa siapa saja yang meninggalkan kendaraan akan ditembak.

Para panglima Amerika mengatakan Husaybah adalah salah satu pemberhentian pertama bagi pemberontak asing yang masuk ke Irak dari Syria yang letaknya berdekatan.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak
  Berita Utama
Mantan PM Thailand Thaksin Tiba di Kamboja

  Berita Lainnya
Maois Nepal Rintangi Jalan Raya Menuju Kathmandu
Angkatan Laut Korea Utara dan Selatan Tembak-menembak
PM Israel Netanyahu Bertemu Presiden Obama Di Washington
Kanselir Jerman: Gorbachev Pencetus Runtuhnya Tembok Berlin
Obama: Sulit Bagi Iran Putuskan Soal Nuklir
Jepang Janjikan 5 Milyar Dolar Bantuan Baru untuk Afghanistan
Utusan Perancis Bertemu dengan Menlu Korea Utara
Gempa Bumi Guncang Kepulauan Nicobar India
Suu Kyi Ucapkan Terima Kasih kepada Junta Militer Birma
Menlu Clinton Desak Hamid Karzai Perangi Korupsi
Tiongkok Hukum Mati Sembilan Pelaku Kerusuhan di Xinjiang
Pelaku Penembakan di Fort Hood, Texas Sudah Siuman
Iran Tuduh Tiga Warga AS Lakukan Spionase
Gempa Tewaskan Dua Orang, Tanah Longsor Tewaskan Delapan Orang di Indonesia
Angin Ribut Ida Menuju Pantai Teluk Amerika
Pembom Bunuh Diri Tewaskan Tiga Orang di Pakistan Barat Laut
Jerman Rayakan Jatuhnya Tembok Berlin