Teks Saja
Cari

 
Tony Blair: Inggris Hadapi Ancaman Teroris

11/11/2005

British Prime Minister Tony Blair
PM Tony Blair
Perdana menteri Inggris Tony Blair mengatakan, negaranya menghadapi ancaman teroris yang sesungguhnya meskipun Parlemen hari Rabu menolak langkah keamanan yang lebih keras. Juru bicara Blair hari Kamis mengatakan Blair berpendapat ada ‘perbedaan yang mengkhawatirkan’ antara pandangan beberapa anggota Parlemen dan realita ancaman teroris.

Dalam pemungutan suara, pemberontak dari fraksi Partai Buruh – partai Tony Blair – bergabung dengan fraksi oposisi mengalahkan rancangan UU yang seyogianya membolehkan yang berwajib menahan tersangka sampai 90 hari tanpa dikenakan tuduhan. Alih-alih mereka memperpanjang penahanan 14 hari yang berlaku sekarang menjadi 28 hari.

Hasil pemungutan suara itu merupakan kekalahan besar pertama bagi Blair sejak ia menjabat perdana menteri delapan tahun lalu. Menteri Dalam Negeri Charles Clarke mengatakan, Blair masih tetap berpendapat bahwa ia benar dalam memperjuangkan penahanan 90 hari. Popularitas Blair telah jatuh sejak Inggris ikut dalam perang pimpinan Amerika di Irak dua tahun lalu.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak
  Berita Utama
Clinton Berhati-hati Soal Perundingan Damai dengan Taliban

  Berita Lainnya
Pakistan Tewaskan 18 Militan
PM India Melawat US
Rumah Warga Amerika di Aceh di Tembaki
SBY Minta Polisi Hentikan Kasus KPK
Media : Microsoft Dekati Newscorp Tinggalkan Google
PM India Tiba di Amerika dalam Kunjungan Kenegaraan
Presiden Iran Kunjungi Brazil
Australia Selidiki Kerusuhan di Pusat Penahanan Imigrasi
Taylor Swift Menangkan 5 Penghargaan Musik Amerika
Tentara Pakistan Tewaskan Lebih Dari 30 Militan di Barat Laut
Korban Kecelakaan Kapal Ferry di Selat Malaka Capai 29 Orang
Korban Kecelakaan Tambang Batubara Tiongkok Capai 92 Orang
Iran Latihan Perang untuk Atasi Kemungkinan Serangan atas Fasilitas Nuklirnya