Teks Saja
Cari

 
Bush dan Menhan Robert Gates Akan Bahas Strategi Amerika di Irak Hari Sabtu

22/12/2006

Defense Secretary Robert Gates, left, and Iraqi Defense Minister Abdul Qadir during their meeting in Baghdad, 21 Dec. 2006
Menhan AS Robert Gates dan Menhan Irak Abdul Qadir  di Baghdad
Presiden Bush dan menteri pertahanan baru Robert Gates berencana bertemu hari Sabtu membahas strategi Amerika di Irak. Gates sedang menuju pulang ke Washington dari kunjungan tiga hari di Baghdad membicarakan dengan para pejabat militer Amerika dan pemerintah Irak tentang bagaimana meredakan kekerasan sektarian di sana.

Gates tidak mengatakan apakah ia akan menyarankan agar Amerika menambah untuk sementara jumlah pasukannya di Irak. Militer Amerika menerangkan hari Jum’at bahwa lima anggotanya tewas dalam pertempuran di Irak.

Sementara itu – lewat rekaman video yang diposting di Internet hari Jum’at, organisasi yang terkait al-Qaida dan bernama Negara Islam Irak menawarkan tidak akan menyerang pasukan Amerika selama satu bulan jika dalam waktu itu mereka keluar dari Irak.

Pemimpin organisasi Abu Omar al-Baghdadi memberi waktu dua pekan kepada Washington untuk menerima tawaran itu. Tetapi kebenaran dari tawaran itu tidak dapat diverifikasi.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak
  Berita Terkait
White House Denounces Visits to Syria by US Legislators
Damascus Ready for Dialogue With US, But Will Not Take Orders From Washington
Bush: No Direct Talks with Iran
 
  Berita Utama
Ribuan Orang di Istanbul Protes Kekerasan di Xinjiang

  Berita Lainnya
Jaksa Agung AS Pertimbangkan Penyelidikan atas Praktek Penyiksaan Tahanan
PM Israel Desak Presiden Palestina agar Mulai Kembali Perundingan
Dua Tentara AS Tewas di Afghanistan Selatan
Semakin Banyak Kontroversi Seputar Praktek Intelijen AS
Lima Warga Iran yang Sempat Ditahan AS di Irak Kembali ke Iran
Paus Desak Honduras agar Usahakan Demokrasi dan Perdamaian
Presiden Tersingkir Honduras Berkunjung ke Washington
Republik Kongo Adakan Pemilu, Oposisi Serukan Boikot
Obama Tiba Kembali di AS
Obama Akhiri Kunjungan di Ghana dengan Lawatan ke Bekas Pusat Perbudakan