Teks Saja
Cari

 
4 Tentara Marinir Amerika akan Menghadapi Tuduhan Membunuh 24 Warga Sipil di Haditha

22/12/2006

Colonel Stewart Navarre
Kolonel Stewart Navarre
Empat tentara marinir Amerika akan menghadapi tuduhan membunuh 24 warga sipil di kota Haditha tahun lalu. Kalau dinyakan bersalah, mereka dapat dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. 4 warga merinir lainnya dituduh melaikan tugas, memberi laporan palsu dan menghalangi proses pengadilan. Kolonel Korp Marinir Stewart Navarre menyatakan, warga marinir itu dituduh, setelah dilakukan investigasi tuntas.

Mereka dituduh membunuh warga sipil tidak lama setelah anggota unit mereka tewas dalam ledakan bom tepi jalan November 2005. Korban sipil termasuk perempuan dan anak-anak. Pengacara pembela mengatakan, warga sipil itu tewas dalam baku tembak antara satuan marinir dan pemberontak Irak. Para pejabat marinir semula menyatakan 15 korban jiwa sipil itu karena pengeboman dan dalam pertempuran dengan pemberontak.

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak
  Berita Terkait
White House Denounces Visits to Syria by US Legislators
Damascus Ready for Dialogue With US, But Will Not Take Orders From Washington
Bush: No Direct Talks with Iran
 
  Berita Utama
Ribuan Orang di Istanbul Protes Kekerasan di Xinjiang

  Berita Lainnya
Jaksa Agung AS Pertimbangkan Penyelidikan atas Praktek Penyiksaan Tahanan
PM Israel Desak Presiden Palestina agar Mulai Kembali Perundingan
Dua Tentara AS Tewas di Afghanistan Selatan
Semakin Banyak Kontroversi Seputar Praktek Intelijen AS
Lima Warga Iran yang Sempat Ditahan AS di Irak Kembali ke Iran
Paus Desak Honduras agar Usahakan Demokrasi dan Perdamaian
Presiden Tersingkir Honduras Berkunjung ke Washington
Republik Kongo Adakan Pemilu, Oposisi Serukan Boikot
Obama Tiba Kembali di AS
Obama Akhiri Kunjungan di Ghana dengan Lawatan ke Bekas Pusat Perbudakan