Tampilan Standar

VOANews.com
News in 44 languages


 
4 Tentara Marinir Amerika akan Menghadapi Tuduhan Membunuh 24 Warga Sipil di Haditha

22/12/2006

Kolonel Stewart Navarre
Empat tentara marinir Amerika akan menghadapi tuduhan membunuh 24 warga sipil di kota Haditha tahun lalu. Kalau dinyakan bersalah, mereka dapat dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. 4 warga merinir lainnya dituduh melaikan tugas, memberi laporan palsu dan menghalangi proses pengadilan. Kolonel Korp Marinir Stewart Navarre menyatakan, warga marinir itu dituduh, setelah dilakukan investigasi tuntas.

Mereka dituduh membunuh warga sipil tidak lama setelah anggota unit mereka tewas dalam ledakan bom tepi jalan November 2005. Korban sipil termasuk perempuan dan anak-anak. Pengacara pembela mengatakan, warga sipil itu tewas dalam baku tembak antara satuan marinir dan pemberontak Irak. Para pejabat marinir semula menyatakan 15 korban jiwa sipil itu karena pengeboman dan dalam pertempuran dengan pemberontak.

Berita Utama
Polisi Inggris Bersedia Bayar Ganti Rugi untuk Penembakan Seorang Pria Brazil

Berita Lainnya
Filipina Nyatakan Keadaan Darurat Setelah Terjadinya Pembantaian Bermotif Politik
Tiongkok Eksekusi Dua Orang dalam Skandal Susu yang Tercemar
Thailand Berlakukan UU Keamanan Keras Jelang Demonstrasi
Clinton Berhati-hati Soal Perundingan Damai dengan Taliban
Iran Tidak Menentang Pengiriman Uranium ke Luar Iran
Pakistan Tewaskan 18 Militan
PM India Melawat US
Rumah Warga Amerika di Aceh di Tembaki
SBY Minta Polisi Hentikan Kasus KPK
Media : Microsoft Dekati Newscorp Tinggalkan Google
PM India Tiba di Amerika dalam Kunjungan Kenegaraan
Presiden Iran Kunjungi Brazil
Australia Selidiki Kerusuhan di Pusat Penahanan Imigrasi