Teks Saja
Cari

 
Rice Tidak Mendukung Satu Rekomendasi Kelompok Pengkajian Irak

22/12/2006

Secretary Rice at the State Department announcing support for human rights organizations and individuals
Diplomat tertinggi Amerika mengatakan dia tidak mendukung satu rekomendasi Kelompok Pengkajian Irak yang anggotanya dari kedua partai, yang menghendaki Amerika Serikat berbicara dengan Iran dan Siria.

Dalam wawancara hari Kamis dengan  televise Amerika, Menteri Condoleezza Rice mengatakan kedua negara akan berusaha menuntut imbalan atas kerjasama mereka untuk menstabilkan Irak.

Rice mengatakan Iran akan menghendaki konsesi dari Amerika, mengenai program nuklirnya.  Dia mengatakan Siria juga akan menuntut sesuatu yang berhubungan dengan masa depan Lebanon dan mahkamah internasional yang diciptakan untuk mengadili para tersangka dalam pembunuhan mantan Perdana menteri Lebanon, Rafik Hariri.

Penyelidikan PBB telah menemukan indikasi bahwa para pejabat Siria terlibat dalam pembunuhan itu.  Siria membantah keterlibatan.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak
  Berita Terkait
White House Denounces Visits to Syria by US Legislators
Damascus Ready for Dialogue With US, But Will Not Take Orders From Washington
Bush: No Direct Talks with Iran
 
  Berita Utama
Militer AS Kenakan Tuduhan Pembunuhan Berencana atas Mayor Nidal Hasan

  Berita Lainnya
Thailand, Kamboja Saling Usir Diplomat Senior
Menlu Clinton Janjikan Bantuan untuk Filipina
Obama Fokuskan Pertumbuhan Ekonomi Dalam Lawatan ke Asia Timur
Bentrokan Etnis di Sudan Selatan Tewaskan 11 Orang
Obama Berangkat Hari Ini dalam Lawatan Pertama ke Asia
Obama Perintahkan Perubahan Strategi di Afghanistan
Para Menteri Keuangan Asia Nyatakan Dukungan bagi Nilai Mata Uang Berorientasi Pasar
Orang-orang Bersenjata di Pakistan Tewaskan Karyawan Konsulat Iran
Maois Berdemonstrasi Tentang Pemerintah Nepal di Kathmandu
Obama, Para Pemimpin Dunia Beri Penghormatan Veteran Pada Peringatan PD I
Kendaraan Dinas Rahasia AS Tabrak dan Tewaskan Pejalan Kaki
Badai di Brazil Akibatkan Mati Lampu Massal
Pakistan Ingin Peran dalam Kebijakan Amerika-Afghanistan