Teks Saja
Cari

 
Persiapan Dilakukan Bagi Upacara Pemakaman Kenegaraan Gerald Ford

28/12/2006

Former President Gerald Ford (1988 file photo)
Gerald Ford (1913-2006)
Persiapan sedang dilakukan bagi upacara pemakaman kenegaraan terhadap mantan Presiden Gerald Ford yang meninggal dunia hari Selasa dalam umur 93 tahun. Para pejabat pemerintah Federal telah mengumumkan lima hari kebaktian bagi menghormati Ford dimulai dengan acara tertutup dekat rumahnya di Kalifornia hari Jum’at.

Peti jenazahnya kemudian akan diterbangkan ke Washington untuk disemayamkan dengan kebesaran kenegaraan di rotunda Gedung Kongres.

Pemakaman kenegaraan akan diselenggarakan Sabtu petang disusul dengan upacara kebaktian di National Cathdral di Washington hari Selasa. Jenazah mantan presiden Ford kemudian akan dibawa ke kota asalnya di Michigan dan dimakamkan hari Rabu di halaman perpustakaannya di sana.

Ford adalah satu-satunya pemimpin Amerika yang menjadi wakil presiden dan kemudian presiden tanpa melalui pemilihan. Ia diangkat menjadi wakil presiden oleh mantan Presiden Nixon tahun 1973 dan menjadi presiden ke-38 ketika Nixon berhenti di bawah ancaman impeachment tahun 1974.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak
  Berita Terkait
Government Official: Ethiopia Not Planning to Take Control of Mogadishu
Ethiopian, Somali Government Forces Continue Advances Against Islamist Troops
Former US Ambassador Questions Ethiopian Military Strategy in Somalia
 
  Berita Utama
Ribuan Orang di Istanbul Protes Kekerasan di Xinjiang

  Berita Lainnya
Jaksa Agung AS Pertimbangkan Penyelidikan atas Praktek Penyiksaan Tahanan
PM Israel Desak Presiden Palestina agar Mulai Kembali Perundingan
Dua Tentara AS Tewas di Afghanistan Selatan
Semakin Banyak Kontroversi Seputar Praktek Intelijen AS
Lima Warga Iran yang Sempat Ditahan AS di Irak Kembali ke Iran
Paus Desak Honduras agar Usahakan Demokrasi dan Perdamaian
Presiden Tersingkir Honduras Berkunjung ke Washington
Republik Kongo Adakan Pemilu, Oposisi Serukan Boikot
Obama Tiba Kembali di AS
Obama Akhiri Kunjungan di Ghana dengan Lawatan ke Bekas Pusat Perbudakan