Teks Saja
Cari

 
Di Texas, Bush dan Tim Keamanan Nasionalnya Persiapkan Strategi Baru di Irak

29/12/2006

Vice President Dick Cheney (l), Defense Secretary Robert Gates, Secretary of State Condoleezza Rice, Bush, and Chairman of the Joint Chiefs of Staff Gen. Peter Pace (28 Dec 2006)
Presiden Bush dan stafnya dalam jumpa pers di Texas
Presiden Bush mengatakan ia bersama tim keamanan nasionalnya membuat kemajuan baik dalam menyusun strategi baru di Irak. Selesai mengadakan rapat di ranchnya di Crawford, Texas, Presiden Bush mengatakan ia bersama timnya akan terus berkonsultasi dengan Kongres dan para pemimpin Irak tentang bagaimana mengurangi kekerasan di Irak.

Bush kemudian menerima pertanyaan wartawan tetapi tidak mengemukakan rincian dari strategi baru itu yang diduga akan diumumkannya awal tahun depan. Di samping itu pemerintahan Bush juga mempertimbangkan mengirim pasukan lagi ke Irak.

Hari Rabu Departemen Pertahanan mengatakan akan mengirim sekitar 3500 pasukan ke Kuwait sebagai cadangan apabila sewaktu-waktu diperlukan di Irak atau di mana saja di kawasan sana.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak
  Berita Terkait
Bush Discussing Iraq With National Security Team
Bush Says Security Team 'Making Good Progress' in Developing New Iraq Plan
Former President Ford Disagreed with Bush about Invading Iraq
 
  Berita Utama
Clinton Berhati-hati Soal Perundingan Damai dengan Taliban

  Berita Lainnya
Pakistan Tewaskan 18 Militan
PM India Melawat US
Rumah Warga Amerika di Aceh di Tembaki
SBY Minta Polisi Hentikan Kasus KPK
Media : Microsoft Dekati Newscorp Tinggalkan Google
PM India Tiba di Amerika dalam Kunjungan Kenegaraan
Presiden Iran Kunjungi Brazil
Australia Selidiki Kerusuhan di Pusat Penahanan Imigrasi
Taylor Swift Menangkan 5 Penghargaan Musik Amerika
Tentara Pakistan Tewaskan Lebih Dari 30 Militan di Barat Laut
Korban Kecelakaan Kapal Ferry di Selat Malaka Capai 29 Orang
Korban Kecelakaan Tambang Batubara Tiongkok Capai 92 Orang
Iran Latihan Perang untuk Atasi Kemungkinan Serangan atas Fasilitas Nuklirnya