Tampilan Standar

VOANews.com
News in 44 languages


 
Upacara Kebaktian 5 Hari Bagi Mantan Presiden A.S. Gerald Ford Dimulai di Kalifornia

29/12/2006

Mantan Presiden Amerika Gerald Ford
Upacara Kebaktian selama lima hari bagi Mantan Presiden A.S. Gerald Ford dimulai di Kalifornia hari Jum’at ini.

Jenazah Ford disemayamkan di gereja di dekat rumahnya di Rancho Mirage.  Sesudah upacara tertutup di dkalangan  keluarga, masyarakat akan diizinkan memberikan penghormatan terakhir sampai Sabtu.

Hari Sabtu jenazah Ford akan diterbangkan ke Washington untuk disemayamkan dengan kebesaran kenegaraan di ruang tengah atau rotunda Gedung Kongres. Upacara pemakaman kenegaraan dilakukan Sabtu petang disusul oleh upacara kebaktian pemakaman di Cathedral National di Washington hari Selasa. Bush,

Presiden Bush telah memaklumkan hari Selasa tanggal 2 Januari sebagai HARI BERKABUNG NASIONAL menghormati Presiden Gerald Ford yang meninggal dunia dua hari lalu pada usia 93 tahun. Presiden Bush juga memerintahkan kantor-kantor pemerintah Federal yang kurang penting tutup pada hari itu dan berseru kepada rakyat Amerika agar memberi penghormatan kepada presiden Amerika yang ke-38 itu.

Pasar saham Nasdaq juga akan tutup dan mungkin New York Stock Exchange berbuat serupa.

Berita Utama
PM India Tiba di Amerika Dalam Kunjungan Kenegaraan

Berita Lainnya
Presiden Iran Kunjungi Brazil
Australia Selidiki Kerusuhan di Pusat Penahanan Imigrasi
Taylor Swift Menangkan 5 Penghargaan Musik Amerika
Tentara Pakistan Tewaskan Lebih Dari 30 Militan di Barat Laut
Korban Kecelakaan Kapal Ferry di Selat Malaka Capai 29 Orang
Parlemen Irak Gagal Selesaikan RUU Pemilihan Umum
Korban Kecelakaan Tambang Batubara Tiongkok Capai 92 Orang
Iran Latihan Perang untuk Atasi Kemungkinan Serangan atas Fasilitas Nuklirnya
Senat AS Siap Adakan Perdebatan Penuh Tentang RUU Jaminan Kesehatan
Rumah Sakit Angkatan Darat di Fort Hood Dengarkan Kesaksian Tersangka
5 Tersangka Serangan 11 September akan MengakuTidak Bersalah
Sri Lanka Akan Bebaskan Pengungsi Perang Tamil
4 Luka-Luka Akibat Serangan Roket di Kabul