Teks Saja
Cari

 
Ribuan Orang Beri Penghormatan Terakhir Bagi Jenazah Ford di Gedung Kongres AS

31/12/2006

Mourners surround the casket of former President Gerald R. Ford during his state funeral in the Capitol Rotunda on Capitol Hill in Washington, Saturday, 30 Dec. 2006
Jenazah Gerald R. Ford di ruang tengah atau  Rotunda, gedung Kongres AS
Ribuan orang memberi penghormatan terakhir pada jenazah Presiden Amerika Gerald Ford di Gedung Kongres di Washington. Peti jenazahnya yang diselubungi bendera Amerika disemayamkan di ruang tengah atau rotunda hari Minggu dan Senin agar publik dapat memberi penghormatan kepada orang yang diangkat menjadi presiden menyusul skandal Watergate tahun 1974. Acara kebaktian akan dilakukan hari Selasa dilanjutkan dengan upacara pemakaman di kota asalnya Grand Rapids negarabagian Michigan hari Rabu.

Pada acara kenegaraan hari Sabtu mantan kepala stafnya dan sekarang Wakil Presiden Dick Cheney memuji Gerald Ford selaku seorang pemimpin yang teguh dan membantu bangsa Amerika bangkit kembali dari perang Vietnam dan skandal Watergate.

Sebelumnya pasukan menembakkan artileri penghormatan saat barisan militer membawa jenazah Presiden Ford menuju gedung Kongres Amerika dimana ia disemayamkan dalam upacara kenegaraan sampai hari Selasa, hari berkabung nasional. Ribuan orang diperkirakan akan melayat peti jenazahnya yang dibalut bendera di Rotunda Gedung Kongres sepanjang hari Minggu dan Senin. Hari Selasa, jenazahnya akan dibawa ke National Cathedral Washington untuk upacara pemakaman. Gerald Ford, presiden Amerika yang ke-38, meninggal dunia hari Selasa (26/12) di Rancho Mirage, Kalifornia dalam usia 93 tahun.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak
  Berita Terkait
Bush Discussing Iraq With National Security Team
Bush Says Security Team 'Making Good Progress' in Developing New Iraq Plan
Former President Ford Disagreed with Bush about Invading Iraq
 
  Berita Utama
Polisi Inggris Bersedia Bayar Ganti Rugi untuk Penembakan Seorang Pria Brazil

  Berita Lainnya
Filipina Nyatakan Keadaan Darurat Setelah Terjadinya Pembantaian Bermotif Politik
Tiongkok Eksekusi Dua Orang dalam Skandal Susu yang Tercemar
Thailand Berlakukan UU Keamanan Keras Jelang Demonstrasi
Clinton Berhati-hati Soal Perundingan Damai dengan Taliban
Iran Tidak Menentang Pengiriman Uranium ke Luar Iran
Pakistan Tewaskan 18 Militan
PM India Melawat US
Rumah Warga Amerika di Aceh di Tembaki
SBY Minta Polisi Hentikan Kasus KPK
Media : Microsoft Dekati Newscorp Tinggalkan Google
PM India Tiba di Amerika dalam Kunjungan Kenegaraan
Presiden Iran Kunjungi Brazil
Australia Selidiki Kerusuhan di Pusat Penahanan Imigrasi