Teks Saja
Cari

 
Nancy Pelosi Menjadi Perempuan Pertama Yang Terpilih Sebagai Ketua DPR Amerika

05/01/2007

Nancy Pelosi
Nancy Pelosi
Nancy Pelosi dari fraksi Demokrat telah dipilih menjadi perempuan pertama yang menjadi ketua Dewan Perwakilan Amerika. Ia dipilih hari Kamis sejurus setelah Kongres baru bersidang. Sekarang untuk pertama kali dalam 12 tahun fraksi Demokrat mempunyai suara mayoritas di Senat maupun Dewan Perwakilan.

Di Senat Wakil Presiden Dick Cheney yang juga menjabat Ketua Senat mengambil sumpah para senator baru. Di Senat fraksi Demokrat unggul tipis dari fraksi Republik dengan perbandingan 51 lawan 49.

Anggota baru Kongres termasuk seorang Muslim pertama yang dipilih menjadi anggota Dewan Perwakilan dan dua penganut Budha. Demokrat berjanji akan mendesakkan agenda domestik mereka seperti memperlonggar batasan atas riset sel batang, menaikkan upah minimum, dan membolehkan pemerintah berunding dengan perusahaan obat-obatan untuk menurunkan harga obat.

Namun agenda pertama adalah meloloskan RUU untuk mengesahkan semua atau sebagian besar rekomendasi Komisi yang menyelidiki serangan teroris 11 September. Peraturan etika yang lebih keras bagi anggota Kongres termasuk melarang anggota menerima upeti, hadiah, atau pemberian lain dari para lobiyis juga akan diusulkan.

Tentang Irak, Nancy Pelosi dan para pemuka Demokrat lain menolak seruan dari sesama Demokrat untuk mengurangi anggaran bagi operasi militer di sana.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak
  Berita Terkait
Global Warming Threatens Ocean Stability
Environmental Coalition Fights Oil Subsidies to Help Alleviate World Poverty
Expert Warns China to Act or Suffer Consequences of Climate Change
 
  Berita Utama
Obama Berangkat Hari Ini dalam Perlawatan Pertama ke Asia

  Berita Lainnya
Obama Perintahkan Perubahan terhadap Pilihan Mengenai Afghanistan
Para Menteri Keuangan Asia Nyatakan Dukungan bagi Nilai Mata Uang Berorientasi Pasar
Orang-orang Bersenjata di Pakistan Tewaskan Karyawan Konsulat Iran
Maois Berdemonstrasi Tentang Pemerintah Nepal di Kathmandu
Obama, Para Pemimpin Dunia Beri Penghormatan Veteran Pada Peringatan PD I
Kendaraan Dinas Rahasia AS Tabrak dan Tewaskan Pejalan Kaki
Badai di Brazil Akibatkan Mati Lampu Massal
Pakistan Ingin Peran dalam Kebijakan Amerika-Afghanistan
Pemerintah Serbia Umumkan Wabah Flu Babi
Israel: Dokumen Buktikan Sejumlah Senjata Datang dari Iran
AS Tuduh Iran Langgar Embargo Senjata PBB
AS, PBB Serukan Kedua Korea Tahan Diri dalam Insiden Angkatan Laut
Bom Mobil Tewaskan 24 Orang di Pakistan Barat Laut
Obama akan Bicarakan Isu HAM dalam Kunjungan ke Tiongkok
Amerika akan Kirim Utusan ke Korea Utara