Teks Saja
Cari

 
Indonesia Masih Mencari Orang yang Selamat dari Kapal Feri yang Tenggelam

05/01/2007

Rescuers transport body of a ferry disaster victim
Tim pertolongan Indonesia Jumat ini terus mencari korban yang selamat , hampir sepekan sesudah sebuah kapal feri, yang mengangkut lebih dari 600 orang, tenggelam di Laut Jawa. Diberitakan, tidak ditemukan korban lagi yang selamat. Lebih dari 220 orang telah diselamatkan, dan 100 mayat juga telah ditemukan. Kamis, para pejabat Angkatan Laut Indonesia menyatakan telah menemukan kapten kapal feri itu.

Menurut para pejabat Angkatan Laut, kapten tadi terdapat diantara orang-orang lain yang berpegangan pada anjungan minyak lepas pantai, ratusan Km dari tempat tenggelamnya kapal feri . Cuaca buruk menyulitkan para petugas pertolongan untuk mencapai para korban yang selamat.

Banyak dari mereka ditemukan menggunakan perahu penyelamat, jaket pengapung dan benda-benda lain untuk menyelamatkan mereka. Menurut para korban yang selamat, feri itu tenggelam dalam beberapa menit sementara banyak yang masih berada di feri.

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak
  Berita Terkait
Global Warming Threatens Ocean Stability
Environmental Coalition Fights Oil Subsidies to Help Alleviate World Poverty
Expert Warns China to Act or Suffer Consequences of Climate Change
 
  Berita Utama
Presiden Obama Beri Pengampunan Kepada Kalkun Korban Thanksgiving

  Berita Lainnya
Para Donor Kumpulkan Dana Untuk Korban Siklon Nargis Di Birma
Presiden Amerika Umumkan Kebijakan Afghanistan Hari Selasa
Israel Umumkan Pembekuan Sebagian Pembangunan Pemukiman Di Tepi Barat
Pemimpin Korut Katakan Hubungan Dengan Tiongkok Tidak Terpatahkan
Israel dan Turki Tingkatkan Hubungan
Presiden Iran di Venezuela
Obama: Kemitraan AS-India  Besar dan Meningkat
AS Dukung Pemilihan Presiden di Honduras
Pesawat Antariksa “Atlantis”  Berangkat ke Bumi
Obama Bersiap-Siap untuk Jamuan Makan Malam Kenegaraan yang Pertama
Pelosi Sampaikan Terimakasih kepada India karena Terima Dalai Lama
Pemimpin Iran Berkunjung ke Bolivia
Rusia: Perundingan Nuklir Satu-Satunya Pilihan Korea Utara