Tampilan Standar

VOANews.com
News in 44 languages


 
Bush Dilaporkan Akan Perintahkan Pengiriman Sekitar 20 Ribu Pasukan Tambahan ke Bagdad

07/01/2007

George Bush
Sebuah laporan media cetak menyebutkan, strategi baru Irak Presiden Bush akan memerintahkan pengiriman cepat sekitar 20 ribu anggota pasukan Amerika ke Bagdad, dan menciptakan program penyediaan lapangan kerja dengan biaya satu milyar dollar bagi rakyat Irak.

Harian New York Times edisi hari ini mengatakan, Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki telah setuju mengimbangi peningkatan jumlah pasukan Amerika itu dengan mengirim tiga brigade lagi pasukan Irak ke Bagdad dalam tiga setengah bulan ini. Suratkabar itu mengatakan, Maliki memberikan persetujuan resmi dalam konferensi jarak-jauh dengan Bush hari Kamis.

Dengan mengutip keterangan para pejabat Amerika yang tidak disebut nama mereka, yang menyusun rancangan itu, suratkabar itu mengatakan Presiden Bush akan melipatduakan upaya rekonstruksi Amerika di Irak. Rancangan itu, yang kemungkinan menelan biaya milyaran dollar mengusulkan perekrutan warga Irak untuk melakukan pekerjaan seperti mengecat sekolah dan membersihkan jalan-jalan.

Bush diperkirakan akan mengungkapkan strategi barunya dalam beberapa hari ini, tetapi menurut laporan itu sejumlah pejabat Amerika meragukan rencana itu akan berhasil menstabilkan Irak.

 

Berita Terkait
Bush Facing Opposition on Iraqi Troop Surge
Iraq's Leader Says Campaign Will Soon Begin to Make Baghdad Safer
Bush to Replace US Commanders in Iraq and Middle East
Chirac Says Iraq War Destabilized Entire Middle East
 
Berita Utama
Polisi Inggris Bersedia Bayar Ganti Rugi untuk Penembakan Seorang Pria Brazil

Berita Lainnya
Filipina Nyatakan Keadaan Darurat Setelah Terjadinya Pembantaian Bermotif Politik
Tiongkok Eksekusi Dua Orang dalam Skandal Susu yang Tercemar
Thailand Berlakukan UU Keamanan Keras Jelang Demonstrasi
Clinton Berhati-hati Soal Perundingan Damai dengan Taliban
Iran Tidak Menentang Pengiriman Uranium ke Luar Iran
Pakistan Tewaskan 18 Militan
PM India Melawat US
Rumah Warga Amerika di Aceh di Tembaki
SBY Minta Polisi Hentikan Kasus KPK
Media : Microsoft Dekati Newscorp Tinggalkan Google
PM India Tiba di Amerika dalam Kunjungan Kenegaraan
Presiden Iran Kunjungi Brazil
Australia Selidiki Kerusuhan di Pusat Penahanan Imigrasi