Teks Saja
Cari

 
Cindy Sheehan Tiba di Havana Untuk Dukung Aksi Protes Atas Kamp Guantanamo

07/01/2007

Cindy Sheehan
Cindy Sheehan
Aktivis anti perang Cindy Sheehan yang tiba Sabtu kemarin di Havana, Kuba, mengatakan dia berencana menyertai aksi protes pekan ini di fasilitas tahanan Teluk Guantanamo yang dioperasikan militer Amerika.

Dia dan para pengunjuk rasa lainnya mengatakan mereka akan ber-demonstrasi di luar Pangkalan Angkatan Laut Guantanamo hari Kamis, ulangtahun kelima kedatangan para tahanan pertama dari perang melawan terorisme. Para penyelenggara mengatakan demonstrasi itu merupakan bagian dari protes internasional yang direncanakan terhadap kamp tahanan itu.

Penahanan tanpa batas waktu tanpa diadili atas tersangka di sana telah menjadi pangkal kecaman internasional dan dalam negeri. Militer Amerika mengatakan sekarang ini mereka menyekap 395 tahanan di Guantanamo. Mereka mengatakan para tahanan itu umumnya tersangka teroris al-Qaida atau pendukung mereka dari kalangan Taliban Afganistan.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak
  Berita Terkait
Global Warming Threatens Ocean Stability
Environmental Coalition Fights Oil Subsidies to Help Alleviate World Poverty
Expert Warns China to Act or Suffer Consequences of Climate Change
 
  Berita Utama
Obama Bersiap-Siap Untuk Jamuan Makan Malam Kenegaraan Yang Pertama

  Berita Lainnya
Pelosi Sampaikan Terimakasih Kepada India Karena Terima Dalai Lama
Pemimpin Iran Berkunjung ke Bolivia
Rusia: Perundingan Nuklir Satu-satunya Pilihan Korea Utara
Perselisihan Anggota Parlemen Irak Bisa Menunda Pemilu Nasional
Obama Puji Hubungan AS-India Dan Akan Berkunjung Ke India Tahun Depan
Perselisihan Anggota Parlemen Irak Bisa Tunda Pemilu Nasional
Polisi Inggris Bersedia Bayar Ganti Rugi untuk Penembakan Seorang Pria Brazil
Filipina Nyatakan Keadaan Darurat Setelah Terjadinya Pembantaian Bermotif Politik
Tiongkok Eksekusi Dua Orang dalam Skandal Susu yang Tercemar
Thailand Berlakukan UU Keamanan Keras Jelang Demonstrasi
Iran Tidak Menentang Pengiriman Uranium ke Luar Iran
Pakistan Tewaskan 18 Militan
PM India Melawat US