Teks Saja
Cari

 
Pelosi: Bush Harus Kemukakan Rencananya Secara Rinci Untuk Tambah Pasukan di Irak

08/01/2007

ushr pelosi 150 eng 25sep04.jpg
Nancy Pelosi
Laporan media di Amerika menyatakan, dalam strategi barunya di Irak Presiden Bush berencana mengirim sebanyak 20 ribu pasukan lagi ke Baghdad dan mengeluarkan satu miliar dolar untuk program menciptakan lapangan kerja bagi orang Irak.

Surat kabar New York Times memberitakan, Presiden Bush diperkirakan bakal mengumumkan strategi barunya itu dalam beberapa hari ini. Partai Demokrat yang mendominasi Kongres mulai pekan lalu telah menyatakan akan menentang mengirim pasukan lagi ke Irak.

Berbicara di televisi Amerika hari Minggu, Ketua Dewan Perwakilan Nancy Pelosi mengatakan fraksi Demokrat mendukung biaya pasukan Amerika yang sudah berada di Irak. Tetapi kalau mau mengirim pasukan baru ke sana Presiden Bush harus mengemukakan rencananya secara terinci. Pelosi tidak mengatakan bahwa fraksi Demokrat tidak akan menyetujui anggaran bagi pertambahan pasukan.

Berdasarkan Konstitusi Amerika, Presiden Bush adalah Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata, tetapi semua anggaran militer harus melewati Kongres.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak
  Berita Terkait
Global Warming Threatens Ocean Stability
Environmental Coalition Fights Oil Subsidies to Help Alleviate World Poverty
Expert Warns China to Act or Suffer Consequences of Climate Change
 
  Berita Utama
Sekjen Nato: Sekutu Harus Kirim Lebih Banyak Tentara Ke Afghanistan

  Berita Lainnya
Calon Jemaan Haji Berkumpul di Arafah
Direktur IAEA: Perundingan dengan Iran Buntu
Warga Amerika Rayakan Hari Bersyukur
Korea Selatan Eksekusi 5000 Warga Sipil pada Perang Korea
Chavez dan Ahmadinejad Kutuk Imperialisme AS
Korsel dan Korut Jajaki Cara Tingkatkan Kompleks Industri
Ledakan Bom Di Peshawar Lukai 3 Orang
Kawanan Bersenjata Bunuh Dengan Brutal 6 Orang di Irak
Presiden Obama Beri Pengampunan Kepada Kalkun Korban Thanksgiving
38 Juta Warga AS Bepergian Libur Hari Bersyukur Ini
Para Donor Kumpulkan Dana Untuk Korban Siklon Nargis Di Birma
Presiden Amerika Umumkan Kebijakan Afghanistan Hari Selasa
Israel Umumkan Pembekuan Sebagian Pembangunan Pemukiman Di Tepi Barat
Pemimpin Korut Katakan Hubungan Dengan Tiongkok Tidak Terpatahkan
Israel dan Turki Tingkatkan Hubungan
Presiden Iran di Venezuela
Obama: Kemitraan AS-India  Besar dan Meningkat
AS Dukung Pemilihan Presiden di Honduras