Teks Saja
Cari

 
Pentagon Akui Lancarkan Serangan Udara Atas Sasaran Al-Qaida di Somalia

10/01/2007

Bryan Whitman
Jubir Pentagon, Bryan Whitman mengakui AS lancarkan serangan udara di Somalia
Amerika mengakui telah melancarkan serangan udara atas orang-orang yang dicurigai sebagai pimpinan al-Qaida di Somalia. Ini adalah pertama kalinya Amerika melancarkan serangan di Somalia, sejak operasi militer yang gagal tahun 1994, ketika itu 18 orang tentara Amerika tewas dalam pertempuran di kota Mogadishu.

Pengakuan ini dikeluarkan ditengah laporan adanya serangan udara kedua yang dilancarkan hari Selasa. Kata jurubicara Pentagon Bryan Whitman, sebuah pesawat Hercules AC-130 menghantam apa yang disebutnya kelompok pimpinan al-Qaida di kawasan itu, tapi tidak dijelaskan apakah tujuan serangan itu tercapai.

Sekretaris-Jenderal PBB Ban Ki-Moon mengatakan prihatin bahwa serangan Amerika itu akan meningkatkan aksi kekerasan dan mencederai warga sipil. Di ibukota Mogadishu, orang-orang bersenjata menyerang tentara Ethiopia dan pasukan pemerintah Somalia dengan granat roket.

Kapal-kapal perang Amerika telah ditempatkan di lepas pantai Somalia, katanya untuk mencegah larinya pemberontak islam atau al-Qaida. Tapi para pemimpin kelompok islam membantah punya hubungan apapun dengan al-Qaida.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak
  Berita Terkait
Global Warming Threatens Ocean Stability
Environmental Coalition Fights Oil Subsidies to Help Alleviate World Poverty
Expert Warns China to Act or Suffer Consequences of Climate Change
 
  Berita Utama
Ribuan Orang di Istanbul Protes Kekerasan di Xinjiang

  Berita Lainnya
Jaksa Agung AS Pertimbangkan Penyelidikan atas Praktek Penyiksaan Tahanan
PM Israel Desak Presiden Palestina agar Mulai Kembali Perundingan
Dua Tentara AS Tewas di Afghanistan Selatan
Semakin Banyak Kontroversi Seputar Praktek Intelijen AS
Lima Warga Iran yang Sempat Ditahan AS di Irak Kembali ke Iran
Paus Desak Honduras agar Usahakan Demokrasi dan Perdamaian
Presiden Tersingkir Honduras Berkunjung ke Washington
Republik Kongo Adakan Pemilu, Oposisi Serukan Boikot
Obama Tiba Kembali di AS
Obama Akhiri Kunjungan di Ghana dengan Lawatan ke Bekas Pusat Perbudakan