Teks Saja
Cari

 
Bush akan Bertemu Para Anggota Kongres untuk Membicarakan Strategi di Irak

10/01/2007

George Bush
George Bush
Presiden Bush akan bertemu dengan para anggota Kongres pagi ini untuk membicarakan strategi barunya untuk Irak, sebelum mengumumkan rencana yang sudah ditunggu-tunggu itu dalam pidato televisi hari ini. Dalam pidatonya itu, Bush diperkirakan akan menyerukan agar 20-ribu lagi tentara Amerika dikirim ke Irak, sebagian besar ke Baghdad dan sebagian lagi ke propinsi Anbar yang rusuh di Irak barat. Laporan-laporan berita mengatakan gelombang pertama tentara akan dikirim akhir bulan ini.

Para pejabat pemerintahan dikutip mengatakan bahwa Presiden Bush akan menyerukan pengalihan tanggung-jawab keamanan di semua propinsi kepada pasukan keamanan Irak selambat-lambatnya bulan November. Dia juga diperkirakan akan mengumumkan paket bantuan ekonomi sebesar satu milyar dolar bagi Irak. Para anggota Partai Demokrat di Kongres menyatakan tentangan mereka terhadap penambahan tentara Amerika di Irak. Para anggota DPR dan Senat Amerika dari Partai Demokrat bertekad akan mengadakan pemungutan suara mengenai resolusi yang tidak mengikat menentang rencana tersebut

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak
  Berita Terkait
Global Warming Threatens Ocean Stability
Environmental Coalition Fights Oil Subsidies to Help Alleviate World Poverty
Expert Warns China to Act or Suffer Consequences of Climate Change
 
  Berita Utama
Ribuan Orang di Istanbul Protes Kekerasan di Xinjiang

  Berita Lainnya
Jaksa Agung AS Pertimbangkan Penyelidikan atas Praktek Penyiksaan Tahanan
PM Israel Desak Presiden Palestina agar Mulai Kembali Perundingan
Dua Tentara AS Tewas di Afghanistan Selatan
Semakin Banyak Kontroversi Seputar Praktek Intelijen AS
Lima Warga Iran yang Sempat Ditahan AS di Irak Kembali ke Iran
Paus Desak Honduras agar Usahakan Demokrasi dan Perdamaian
Presiden Tersingkir Honduras Berkunjung ke Washington
Republik Kongo Adakan Pemilu, Oposisi Serukan Boikot
Obama Tiba Kembali di AS
Obama Akhiri Kunjungan di Ghana dengan Lawatan ke Bekas Pusat Perbudakan