Teks Saja
Cari

 
Human Rights Watch Kritik Pelanggaran HAM di Dunia dan Penyiksaan Tawanan AS

12/01/2007

Malnourished mothers and babies waiting treatment (file photo)
Pelanggaran HAM di Darfur, Sudan yang tak kunjung berhenti
Laporan tahunan kelompok hak asasi manusia Human Rights Watch hari Kamis memberi gambaran suram pada kondisi hak asasi manusia di seluruh dunia dan menonjolkan kecaman terhadap Amerika. Kelompok yang berkedudukan di New York ini mengatakan Amerika tidak lagi dipandang selaku pembela hak asasi manusia yang kredibel akibat perlakuan kerasnya terhadap tersangka teroris.

Kelompok HRW mendesak Uni Eropa untuk mengisi kekosongan pimpinan pembela hak asasi manusia. Namun kelompok mengatakan kebijakan Uni Eropa bahwa kelompok itu baru bertindak kalau sudah ada konsensus membuatnya tidak bisa se-efektif sebagaimana seharusnya.

Seterusnya laporan menyatakan keadaan hak asasi manusia di Cina dan Rusia terus memburuk dan pemerintah kedua negara merangkul tiran sebagai cara untuk memperbesar pengaruh mereka. Kelompok Human Rights Watch kemudian mengatakan krisis yang paling mencekam dewasa ini adalah di Darfur, Sudan, dan PBB hanya menelurkan tumpukan resolusi yang tidak dilaksanakan.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak
  Berita Terkait
High-Tech US Navy Ship to Help with Search for Indonesian Plane
Indonesian Ship Rescues 14 Survivors of Sunken Ferry
 
  Berita Utama
Chavez dan Ahmadinejad Kutuk Imperialisme AS

  Berita Lainnya
Korsel dan Korut Jajaki Cara Tingkatkan Kompleks Industri
Ledakan Bom Di Peshawar Lukai 3 Orang
Kawanan Bersenjata Bunuh Dengan Brutal 6 Orang di Irak
Presiden Obama Beri Pengampunan Kepada Kalkun Korban Thanksgiving
38 Juta Warga AS Bepergian Libur Hari Bersyukur Ini
Para Donor Kumpulkan Dana Untuk Korban Siklon Nargis Di Birma
Presiden Amerika Umumkan Kebijakan Afghanistan Hari Selasa
Israel Umumkan Pembekuan Sebagian Pembangunan Pemukiman Di Tepi Barat
Pemimpin Korut Katakan Hubungan Dengan Tiongkok Tidak Terpatahkan
Israel dan Turki Tingkatkan Hubungan
Presiden Iran di Venezuela
Obama: Kemitraan AS-India  Besar dan Meningkat
AS Dukung Pemilihan Presiden di Honduras